Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Sandi-Sandiaga Uno harus tetap diawasi dalam menjalankan tugas, khususnya dalam pelaksanaan lelang Rusun di DKI Jakarta.
Sandi mengaku baru mengetahui proyek-proyek itu setelah ramai diberitakan media lantaran amis rasuah.
Tata air DKI Jakarta membantah adanya larangan memakai produk China kepada sejumlah perusahaan dalam lelang proyek KFT Sudin Air Jakarta Barat.
Pemeriksaan Sandi ini tak tertera dalam jadwal pemeriksaan yang biasa dirilis lembaga antikorupsi.
Naufal Firman Yursak memastikan bahwa broadcast tersebut hoax. Sebab gubernur dan wakil gubernur tidak berhak untuk menerima pegawai Pemprov.
Untuk menutupi aksi korupsinya, mereka memakai sandi-sandi untuk menggantikan kata uang atau suap.
Niat baik sang wagub malah panen cacian dari netizen, gara-gara Sandi salah menulis nama tempat kejadian.
Jerih payah itu tak sia-sia. Sandi-sandi yang berhasil dikumpulkan dielaborasikan menjadi sebuah karya bertajuk `Metamorfosis Sandi Komunikasi Korupsi`.
PSI Jakarta juga mengajak para pendukung Ahok-Djarot untuk tidak putus asa dan tenggelam dalam kecemasan berlebih.
Pemeriksaan Sandi dalam dua kasus itu terkait posisinya saat itu sebagai komisaris. "Ini berkaitan dengan posisi saya sebagai komisaris di PT DGI.