Rudal yang terbang sejauh 930 kilometer tersebut kabarnya jatuh di perairan Jepang.
Rudal Korut terbang sejauh 930 kilometer selama 40 menit
Pada 3 Juli 1988 kapal perang AS, USS Vincennes menembakkan rudal ke arah pesawat penumpang Iran dengan nomor penerbangan IR655 yang melintas di atas perairan Teluk Persia dari Bandar Abbas, selatan Iran menunju Dubai, Uni Emirat Arab.
Korps Garda Revolusi Islam melepas enam rudal permukaan ke permukaan di negara-negara Islam (red. ISIS) di Suriah sebagai pembalasan atas serangan mematikan.
Meskipun ada kecaman internasional, Korut terus meningkatkan tes rudalnya untuk mengembangkan roket bersenjata nuklir antarbenua
Penembakan rudal tersebut merupakan kali pertama dalam 30 tahun di luar wilayah Iran
Serangan tersebut menargetkan kantor pusat dan pusat pengumpulan teroris Takfiri di wilayah Deir al Zour di Suriah Timur
Kepala Staf Gabungan Korea Selatan mengatakan dalam pernyataan bahwa peluncuran tersebut berasal dari kota pesisir timur Korea Utara Wonsan
Jim Mattis menuding pembangunan rudal bersenjata nuklir Korea Utara mampu mengancam negara-negara di sekitarnya
Militer Amerika Serika berhasil melepas rudal balistik antarbenuanya (ICMB) dari California pada Rabu (2/8) pagi