Olahraga

Di Lorenzo Buka Suara Usai Napoli Ditekuk Juventus 0-2

Di Lorenzo ungkap penyebab kekalahan Napoli 0-2 dari Juve dan reuni dengan Spalletti.
Bintang Napoli, Giovanni Di Lorenzo (Foto: Football-Italia)

Turin, Jurnas.com - Kapten Napoli, Giovanni Di Lorenzo, mengonfirmasi bahwa dirinya terpaksa ditarik keluar pada jeda babak pertama dalam kekalahan 0-2 atas Juventus. Kendati terpukul oleh hasil buruk tersebut, Di Lorenzo mengaku senang bisa bersua kembali dengan mantan pelatihnya, Luciano Spalletti.

Kekalahan Napoli kian diperparah oleh krisis kebugaran pemain. Selain Di Lorenzo, gelandang bintang Kevin De Bruyne juga harus meninggalkan lapangan lebih awal usai mengalami cedera pergelangan kaki. Kehilangan dua pilar utama di paruh pertama membuat permainan Napoli gagal bangkit pada babak kedua.

"Kami memiliki banyak pertandingan yang membebani fisik kami dan saya terpaksa ditarik keluar, yang membuat saya sangat kecewa karena saya benar-benar ingin terus bertanding," ungkap Di Lorenzo kepada DAZN Italia, sebagaimana dikutip dari Football-Italia pada Senin (2/11).

Napoli sejatinya sempat memperoleh peluang emas untuk unggul lebih dahulu melalui Lorenzo Lucca. Namun, kegagalan mengonversi peluang serta penurunan intensitas permainan usai turun minum membuat kendali pertandingan perlahan jatuh ke tangan Juventus.

"Sangat disayangkan, karena ini merupakan pukulan bagi posisi kami di klasemen dan kami semakin tertinggal," tambah Di Lorenzo.

Hingga pekan ke-10 musim ini, Napoli tertahan di peringkat kedelapan bersama Bologna. Raihan poin Naples mencatatkan penurunan signifikan dengan mengumpulkan delapan poin lebih sedikit dibandingkan periode yang sama musim lalu, saat menguasai puncak klasemen sendirian.

Menurut Di Lorenzo, masalah utama yang melanda timnya adalah ketidakkonsistenan performa sepanjang 90 menit pertandingan. Pihaknya menekankan pentingnya seluruh anggota tim untuk tetap bersatu demi membenahi posisi di klasemen.

Dihantam Badai Cedera dan Reuni dengan Spalletti

Kekalahan ini juga dipengaruhi oleh banyaknya pilar utama yang absen akibat cedera, seperti Stanislav Lobotka, Benoit Badiashile, Leonardo Spinazzola, David Neres, Alisson Santos, Costantino Favasuli, dan Alessandro Buongiorno. Selain itu, para pemain tampak mengalami kelelahan fisik setelah kemenangan 4-1 atas Monza di pertengahan pekan akibat minimnya pilihan rotasi skuad.

"Kami menyadari bahwa ini adalah momen yang sulit dan kami terus bekerja keras untuk berkembang, tetapi hasilnya masih belum memuaskan saat ini. Tim akan melakukan segala cara untuk membalikkan keadaan," tegas Di Lorenzo.

Di sisi lain, Di Lorenzo senang dengan momen reuninya dengan manajer Juventus, Luciano Spalletti. Keduanya pernah bersama-sama meraih gelar Scudetto untuk Napoli pada 2023.

"Dia menanyakan kabar keluarga saya; saya memiliki hubungan yang sangat kuat dengan beliau. Kami melewati dua tahun yang luar biasa bersama di Napoli dengan memenangkan Scudetto, dan saya akan selalu mengenangnya dengan penuh rasa hormat," tutup Di Lorenzo.