News

Israel Gempur Gaza, 5 Warga Palestina Dilaporkan Tewas

Pasukan militer Israel melancarkan serangkaian serangan udara dan darat di sejumlah wilayah Jalur Gaza yang menewaskan lima warga Palestina.
Anggota tim Pertahanan Sipil Palestina memadamkan api pada mobil yang terbakar akibat serangan Israel di Kota Gaza pada 2 November 2026 (Foto: Yousef Al Zanoun/AP Photo)

Gaza, Jurnas.com - Pasukan militer Israel melancarkan serangkaian serangan udara dan darat di sejumlah wilayah Jalur Gaza pada Senin, yang menewaskan setidaknya empat warga Palestina.

Sementara itu, satu warga lainnya dilaporkan meninggal dunia akibat luka parah dari gempuran sebelumnya, sehingga menambah jumlah korban jiwa pada hari itu menjadi lima orang.

Berdasarkan laporan sumber medis dan media lokal, serangan terjadi di beberapa titik terpisah di Jalur Gaza. Di kawasan selatan Khan Younis, sedikitnya dua orang tewas akibat serangan tembakan dan gempuran udara.

Di wilayah tengah, serangan drone merenggut nyawa satu warga di desa al-Musaddar. Korban keempat tewas akibat serangan udara terhadap sebuah kendaraan di lingkungan Tal al-Hawa, Kota Gaza bagian utara, di mana korban teridentifikasi atas nama Hani Hamed Kahil serta melukai lima orang lainnya.

Sementara itu, korban kelima atas nama Youssef Abu Younis menghembuskan napas terakhir akibat luka-luka pascaserangan Israel terhadap pos polisi di al-Mawasi pada hari Minggu.

Pada hari yang sama, sedikitnya lima petugas kepolisian Palestina juga tewas dalam gempuran terpisah. Selain itu, insiden lain di lingkungan Zeitoun, Kota Gaza, menyebabkan tiga warga luka-luka setelah sebuah minibus milik dapur umum dihantam serangan. Pihak militer Israel mengklaim menargetkan pejuang Palestina dalam tiga serangan tersebut tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Kementerian Kesehatan Palestina mencatat bahwa serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 1.593 warga Palestina dan melukai 5.748 lainnya sejak "gencatan senjata" yang diprakarsai Amerika Serikat berlaku pada Oktober 2025. Secara keseluruhan, konflik di Gaza telah menelan korban jiwa sedikitnya 74.609 warga Palestina dan melukai 175.872 orang.

Di tengah eskalasi serangan, upaya kemanusiaan terus berjalan guna menyediakan tempat berlindung bagi warga yang terpaksa mengungsi sebelum musim dingin tiba. Perwakilan Tinggi Board of Peace bentukan AS, Nickolay Mladenov, tiba di Israel pada hari Senin untuk mengupayakan izin masuknya bantuan tenda serta mendorong langkah percepatan rekonstruksi. Badan Migrasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (IOM) mencatat bahwa hampir dua juta warga di Gaza membutuhkan bantuan tempat tinggal, dengan separuh dari tenda dan tempat perlindungan sementara mendesak untuk diganti akibat cuaca dingin yang kian mendekat.