https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hati-hati, Latihan Olahraga Ekstrim Bisa Picu Kerusakan Jantung

Redaksi | Sabtu, 08/05/2021 15:34 WIB



Latihan olahraga ekstrim dan perlombaan olahraga ketahanan (endurance) dapat mengakibatkan kerusakan jantung dan gangguan irama jantung. Terlebih jika orang tersebut memiliki faktor genetik. Ario Soerya Kuncoro, Dokter Jantung dan Pembuluh Darah dalam jumpa pers online yang diadakan Heartology Cardiovascular Center, Sabtu (08/05).

Jakarta, Jurnas.com - Secara umum olahraga baik untuk tubuh, namun olahraga ekstrim dengan intensitas yang berlebih bisa beresiko terhadap kesehatan.

Latihan olahraga ekstrim dan perlombaan olahraga ketahanan (endurance) dapat mengakibatkan kerusakan jantung dan gangguan irama jantung. Terlebih jika orang tersebut memiliki faktor genetik.

Hal itu disampaikan Ario Soerya Kuncoro, Dokter Jantung dan Pembuluh Darah dalam jumpa pers online yang diadakan Heartology Cardiovascular Center, Sabtu (08/05).

Menurut Ario, pencinta olahraga ekstrim biasanya latihan keras dan memaksa tubuh melewati batas ketahanan normal. Misalnya lari marathon atau bersepada jarak jauh, terus menerus dalam kurun waktu singkat, dehidrasi, cedera dan kelelahan berlebihan.

Ketika jantung harus dipaksa bekerja keras terus menerus, lanjutnya, jantung akan mengalami perubahan bentuk, misalnya penebalan dinding jantung dan pada beberapa orang akan memperberat terbentuknya jaringan parut jantung.

"Kelainan otot jantung ini salah satunya bermanifestasi sebagai gangguan irama yang dapat menggangu fungsi jantung. Akibatnya, pencinta olahraga ini terancam resiko henti jantung mendadak atau mati mendadak," ujarnya.

Untuk itu, Ario menyarankan agar pencinta olahraga ekstrim, mengecek jantung dengan ekokardiografi secara rutin apabila ada riwayat keluarga meninggal mendadak dan apabila terdapat kelainan pada rekam jantung.

"Ekokardiografi dapat menunjukkan pergerakan, ukuran dan bentuk jantung, serta seberapa baik bilik dan katup jantung bekerja," tuturnya.

Selain itu, kata Ario, Ekokardiografi juga dapat menunjukkan area otot jantung yang tidak memompa secara adekuat karena suplai darah yang buruk atau terdapat suatu cedera akibat serangan jantung sebelumnya.

"Berdasarkan hasil ekokardiografi, dokter dapat menyarankan hal yang perlu dilakukan, agar tetap dapat berlatih dengan jantung aman," ujarnya.

Ario juga menyarankan kepada masyarakat untuk selalu berolahraga minimal dua kali dalam seminggu dengan durasi 30 hingga 50 menit untuk menjaga kesehatan tubuh, khususnya jantung.

“Tetap berolahraga dan lakukan dengan aman dan terukur”, ujar dokter Ario.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kerusakan Jantung Olahraga Ekstrim Dokter Ario

Terkini | Minggu, 17/05/2026 20:58 WIB

News

LF PBNU Sebut Posisi Hilal Zulhijjah di Seluruh Indonesia di Atas Kriteria

News

Awal Zulhijah 1447 H Diprediksi Jatuh Besok, 18 Mei 2026

Humanika

Menag: Tak Ada Dalil yang Bisa Menyebabkan Perempuan Itu Terpinggirkan

Info Desa

Kemendes Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka

News

Eric Cantona Akui Jalani Psikoterapi sejak Usia 20 Tahun

News

Kami Rita Sherpa Pecahkan Rekor Dunia 32 Kali Puncak Everest

News

PM Korsel: Mogok Kerja Samsung Bisa Rugikan Korea 100 Triliun Won

News

Rusia Diserang 500 Drone Ukraina Semalam, Tiga Tewas di Moskow

News

WHO Deklarasikan Status Gawat Darurat Wabah Ebola di Afrika

News

Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

News

Kapal Induk Terbesar Pulang ke AS usai 11 Bulan Operasi Militer

News

Perundingan AS vs Iran Terhambat Masalah Kepercayaan, China Diminta Tengahi

News

Demokrasi dan Ekonomi Memburuk, Ratusan Warga Tunisia Demo Presiden

Kesehatan

Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

News

Saudi Razia Massal Pendatang Ilegal, 9.576 Orang Ditangkap

Humanika

Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya

News

Nasabah PNM ULaMM Sulap Limbah Kayu Pantai Kerajinan Bernilai

Gaya Hidup

Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777