https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Persis Nilai Penguatan Regulasi Sidang Isbat Penting Demi Persatuan Umat

Agus Mughni | Minggu, 17/05/2026 20:18 WIB



Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menilai kedudukan keputusan Sidang Isbat perlu diperkuat melalui regulasi pemerintah yang mengikat Perwakilan PP Persis, Syarief Ahmad Hakim (Foto: Kemenag)

Jakarta, Jurnas.com - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menilai kedudukan keputusan Sidang Isbat perlu diperkuat melalui regulasi pemerintah yang mengikat demi mewujudkan ketertiban hidup beragama dan persatuan umat.

Penilaian itu disampaikan Perwakilan PP Persis, Syarief Ahmad Hakim. Ia menyoroti realitas di Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, di mana perbedaan metode hisab dan rukyat kerap memicu disparitas penentuan hari raya yang cukup kontras.

Hal tersebut ia sampaikan saat sesi Seminar Posisi Hilal sebagai rangkaian agenda Sidang Isbat Penetapan Awal Zulhijah 1447 H di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (17/5/2026).

Baca juga :
Awal Zulhijah 1447 H Diprediksi Jatuh Besok, 18 Mei 2026

Syarief menyoroti realitas di Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, di mana perbedaan metode hisab dan rukyat kerap memicu disparitas penentuan hari raya yang cukup kontras.

"Perbedaan di Indonesia itu secara durasi waktu bisa nyaris lima hari berturut-turut, hingga memunculkan seloroh bahwa di kita bukan lagi hari raya, tapi `pekan raya` Idulfitri. Secara geografis, perbedaan bahkan bisa terjadi dalam lingkup satu pemukiman hingga satu keluarga antara suami dan istri," ujarnya dalam siaran pers Kemenag.

Baca juga :
Daftar 88 Titik Pantau Hilal 1 Zulhijah 1447 H di Seluruh Indonesia

Kondisi ini berbeda dengan negara-negara di Timur Tengah seperti Arab Saudi, di mana perbedaan hanya terjadi antarnegara, bukan di internal domestik.

Menurut Syarief, pemerintah Indonesia sebenarnya telah memiliki mekanisme mitigasi sejak tahun 1946 yang diperkuat melalui Peraturan Menteri Agama (PMA) Nomor 1 Tahun 2026. Namun, karena kekuatan hukumnya belum dianggap mengikat secara penuh oleh sebagian kelompok, potensi perbedaan tersebut terus berulang.

Baca juga :
Kapan Sidang Isbat Penentuan Iduladha 1447 Hijriah?

Ia menjelaskan bahwa Sidang Isbat bukan proses sembarangan, melainkan forum musyawarah nasional komprehensif yang memadukan tiga dimensi utama: mekanisme ilmiah melalui pemantauan (rukyat) hilal di 88 titik strategis, mekanisme syar`i lewat sidang dipimpin Menteri Agama bersama ormas Islam dan para pakar, serta mekanisme administratif dalam pengambilan keputusan berbasis data yang diumumkan resmi kepada publik melalui konferensi pers.

Secara fikih siyasah, kewenangan pemerintah (ulil amri) dalam menetapkan perkara publik memiliki legitimasi yang kuat demi kemaslahatan masyarakat. Legitimasi ini juga diperkuat secara hukum oleh Keputusan Fatwa MUI Nomor 2 Tahun 2004 serta PMA Nomor 1 Tahun 2026.

Lebih lanjut, Syarief menganalogikan fungsi Sidang Isbat dengan Isbat Nikah. Negara berhak mengatur administrasi publik demi melindungi hak-hak warga negaranya. Dalam penentuan awal bulan, keterlibatan negara bersifat fasilitatif untuk urusan pelayanan publik, seperti penetapan hari libur nasional, cuti bersama, dan pelaksanaan ibadah berjamaah, bukan mengintervensi ranah teologis atau akademik.

Pemerintah sama sekali tidak melarang kelompok masyarakat untuk terus mengembangkan metode hisab atau rukyat masing-masing sebagai kekayaan khazanah keilmuan Islam. Namun, demi melindungi mayoritas masyarakat awam dari kebingungan dan menghindari disintegrasi di tingkat akar rumput, kehadiran keputusan final yang tunggal dari negara menjadi sebuah kewajiban.

Di akhir, ia menyampaikan hasil perhitungan kontemporer dari Dewan Hisab dan Rukyat PP Persis. Berdasarkan data astronomis pada petang ini, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia secara umum telah mencapai dan melampaui kriteria Mabims (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura).

"Sesuai dengan almanak hasil perhitungan kami, untuk sore hari ini posisi hilal secara besar sudah mencapai kriteria Mabims. Insyaallah, jika nanti ada yang berhasil melihat hilal, maka Persis menetapkan 1 Zulhijah 1447 H akan dimulai pada malam ini (setelah magrib), dan hari Senin esok menjadi awal bulan Zulhijah," ungkapnya.

 
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

PP Persis Penguatan Regulasi Sidang Isbat Kerukunan Umat

Terkini | Minggu, 17/05/2026 21:54 WIB

Gaya Hidup

Asteroid Sebesar Paus Biru Melintas Dekat Bumi Besok, Senin 18 Mei 2026

News

Persis Nilai Penguatan Regulasi Sidang Isbat Penting Demi Persatuan Umat

News

LF PBNU Sebut Posisi Hilal Zulhijjah di Seluruh Indonesia di Atas Kriteria

News

Awal Zulhijah 1447 H Diprediksi Jatuh Besok, 18 Mei 2026

Humanika

Menag: Tak Ada Dalil yang Bisa Menyebabkan Perempuan Itu Terpinggirkan

Info Desa

Kemendes Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka

News

Eric Cantona Akui Jalani Psikoterapi sejak Usia 20 Tahun

News

Kami Rita Sherpa Pecahkan Rekor Dunia 32 Kali Puncak Everest

News

PM Korsel: Mogok Kerja Samsung Bisa Rugikan Korea 100 Triliun Won

News

Rusia Diserang 500 Drone Ukraina Semalam, Tiga Tewas di Moskow

News

WHO Deklarasikan Status Gawat Darurat Wabah Ebola di Afrika

News

Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

News

Kapal Induk Terbesar Pulang ke AS usai 11 Bulan Operasi Militer

News

Perundingan AS vs Iran Terhambat Masalah Kepercayaan, China Diminta Tengahi

News

Demokrasi dan Ekonomi Memburuk, Ratusan Warga Tunisia Demo Presiden

Kesehatan

Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

News

Saudi Razia Massal Pendatang Ilegal, 9.576 Orang Ditangkap

Humanika

Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777