https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

LF PBNU Sebut Posisi Hilal Zulhijjah di Seluruh Indonesia di Atas Kriteria

Agus Mughni | Minggu, 17/05/2026 19:45 WIB



Pengurus Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), Hendro Setyanto (Foto: Kemenag)

Jakarta, Jurnas.com - Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) memaparkan data perhitungan falak (hisab) terkait posisi hilal awal Zulhijjah 1447 H dalam sesi seminar posisi hilal.

Berdasarkan data LF PBNU, posisi hilal di seluruh wilayah Indonesia pada petang ini telah memenuhi syarat minimal kelayakan terlihatnya hilal atau imkan rukyah.

Pengurus LF PBNU, Hendro Setyanto, dalam paparannya menjelaskan bahwa tinggi hilal mar’ie (teramati) di Indonesia pada Minggu, 17 Mei 2025, berkisar antara +3° 15’ di Kota Merauke, Papua, hingga +6° 47’ di Kota Sabang, Aceh.

Baca juga :
Awal Zulhijah 1447 H Diprediksi Jatuh Besok, 18 Mei 2026

Dalam penentuan ini, NU mengadopsi kriteria yang digunakan negara-negara anggota MABIMS, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat sebagai batas visibilitas hilal. Dengan data yang ada, posisi hilal di seluruh Indonesia telah melampaui ambang batas tersebut.

"Ketinggian hilal untuk seluruh wilayah Indonesia sudah berada di atas kriteria Imkan Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU) yang merujuk pada standar MABIMS. Dengan demikian, kesaksian rukyat dari seluruh wilayah Indonesia dapat diterima secara saintifik," ujar Hendro di Jakarta, Minggu (17/5).

Selain parameter teknis, ia menegaskan bahwa penentuan awal bulan tetap berpegang teguh pada hasil rukyatul hilal (observasi lapangan) sesuai dengan hadis Nabi SAW dan Keputusan Muktamar NU. Hal ini mencakup hasil Muktamar ke-34 NU di Lampung tahun 2021 yang mengukuhkan penggunaan kriteria baru tersebut sebagai syarat penerimaan hasil rukyat.

Ia menyatakan bahwa pengumuman resmi atau ikhbar dari PBNU tidak akan mendahului keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat. Hal ini sejalan dengan keputusan Muktamar ke-20 NU tahun 1954.

”Kami tetap berpegang teguh pada hasil rukyatul hilal sesuai hadis Nabi SAW dan Keputusan Muktamar NU, serta menyatakan bahwa ikhbar resmi PBNU tidak akan mendahului keputusan pemerintah melalui Sidang Isbat”, katanya.

Apabila laporan keterlihatan hilal terkonfirmasi dalam sidang malam ini, LF PBNU mendorong Pemerintah Republik Indonesia untuk mengisbatkan tanggal 1 Zulhijjah 1447 H jatuh pada Senin, 18 Mei 2026.

"Jika hilal terlihat, maka 1 Zulhijjah dimulai pada Senin esok. Namun, jika karena faktor cuaca hilal tidak teramati di seluruh titik, data hisab yang sudah sangat kuat ini menjadi basis penting bagi penetapan awal bulan," pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

LF PBNU Posisi Hilal Awal Zulhijjah Kriteri IRNU

Terkini | Minggu, 17/05/2026 20:54 WIB

News

LF PBNU Sebut Posisi Hilal Zulhijjah di Seluruh Indonesia di Atas Kriteria

News

Awal Zulhijah 1447 H Diprediksi Jatuh Besok, 18 Mei 2026

Humanika

Menag: Tak Ada Dalil yang Bisa Menyebabkan Perempuan Itu Terpinggirkan

Info Desa

Kemendes Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka

News

Eric Cantona Akui Jalani Psikoterapi sejak Usia 20 Tahun

News

Kami Rita Sherpa Pecahkan Rekor Dunia 32 Kali Puncak Everest

News

PM Korsel: Mogok Kerja Samsung Bisa Rugikan Korea 100 Triliun Won

News

Rusia Diserang 500 Drone Ukraina Semalam, Tiga Tewas di Moskow

News

WHO Deklarasikan Status Gawat Darurat Wabah Ebola di Afrika

News

Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

News

Kapal Induk Terbesar Pulang ke AS usai 11 Bulan Operasi Militer

News

Perundingan AS vs Iran Terhambat Masalah Kepercayaan, China Diminta Tengahi

News

Demokrasi dan Ekonomi Memburuk, Ratusan Warga Tunisia Demo Presiden

Kesehatan

Apa Itu Hipertensi? Ini Penyebab dan Gejalanya yang Perlu Diwaspadai

News

Saudi Razia Massal Pendatang Ilegal, 9.576 Orang Ditangkap

Humanika

Mengapa Hari Hipertensi Sedunia Diperingati Setiap 17 Mei? Ini Sejarahnya

News

Nasabah PNM ULaMM Sulap Limbah Kayu Pantai Kerajinan Bernilai

Gaya Hidup

Mengenal Sosok Abdul Malik Fadjar, Pencetus Hari Buku Nasional di Indonesia

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777