https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

TIM Bakal Pentaskan Pisang Terakhir Karya Rizal Siregar

Untung Subagja | Selasa, 03/03/2020 18:10 WIB



Pementasan yang akan digelar pada pukul 19.30 WIB, Sabtu, (7/3/2020) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat ini dilakoni oleh aktor Surya Dharma Pementasan Teater Pisang Terakhir karya Rizal Siregar (istimewa)

Jakarta, Jurnas.com - Ketika manusia dipenuhi dengan rutinitas dan jadwal yang padat maka diperlukan menjalin dengan masa lalunya meski itu sudah tertinggal puluhan tahun.

Masa lalu tidak hanya dikenang tapi juga suatu pembelajaran untuk hari ini dan esok. Posisi yang sudah diraih oleh manusia tak terlepas dari masa lalunya.

Demikian pesan yang akan disampaikan pementasan monolog `Pisang Terakhir` karya dan sutradara Rizal Siregar produksi Teater Imago Indonesia Jakarta ini.

"Kisahnya tidak ribet yakni tentang tokoh Arya Kamandanu. Masalah kekinan yakni tentang kejenuhan manusia dengan rutinitas. Karena diburu oleh waktu yang padat membuat tokoh yang ada di dalam cerita sampai lupa dengan lingkungan dan masa lalunya," kata Sutradara Rizal Siregar, Selasa (3/3/2020).

Baca juga :
Long Weekend, Penumpang Whoosh Capai 95 Ribu Orang

Pementasan yang akan digelar pada pukul 19.30 WIB, Sabtu, (7/3/2020) di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya 73, Jakarta Pusat ini dilakoni oleh aktor Surya Dharma.

"Melakoni peran Arya Kamandanu bagi saya sebuah tantangan. Sebab, karakternya unik. Beban batin yang dialaminya cukup berat. Tapi itulah peran, sebarat apapun tantangannya harus bisa dilakoni dengan baik," kata Surya Dharma.

Baca juga :
Sempat Minta Tunda, Muhadjir Effendy Mendadak Hadiri Panggilan KPK

Sebagai seorang aktor Surya Dharma telah malang melintang dunia panggung dan musik mengatakan, proses latihan dua bulan membuatnya tetap bersemangat.

"Karena sosok Arya Kamandanu yang begitu berkarakter membuat saya harus melakukan berbagai riset," kata aktor kelahiran Medan, 3 April 1958 ini.

Baca juga :
Pidato Prabowo soal Dolar AS Jangan Jadi Alat Propaganda Politik

Surya Dharma pertama kali tampil sebagai seorang pemain teater lewat pementasan `Sok` sutadara Buoy Hardjo di Taman Budaya Medan (1975). Tampil bersama dalam lakon `Pencuri Kepincut` (1976) sutradara Burhan Piliang (1976). Kemudian tampil dalam lakon `Nujum Pak Belalang` (1978) sutradara D. Rifai Harahap.

Hijrah ke Jakarta, aktor yang akrab disapa `Pak Tua` ini sempat digarap Irwan Siregar dalam lakon `Rayuan Destor` untuk Festival Teater 5 wilayah DKI (1988) Bersama Satu Merah Panggung pernah tampil dalam pementasan Pesta Terakhir (1996) dan Marsinah: `Nyanyian dari Bawah Tanah` (1994), `Anak-Anak Kegelapan` (2003) Pernah tampil Opas dalam `Opera TIM` karya Sudibyo JS di Graha Bhakti Budaya, TIM (2015).

Juga tampil sebagai Ayah dalam Drama musikal Judul `Jambar Ni Parsubang` di Teater Besar TIM (2015). Sempat juga berperan sebagai Guru dalam Naskah `Perguruan` karya Wisran Hadi di Taman Budaya Semarang (2018).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Teater Taman Ismail Marzuki Pisang Terakhir Rizal Siregar

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777