https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jumlah Kasus Makin Nambah, WHO Gercep Cegah Penyebaran Virus Corona

Redaksi | Kamis, 23/01/2020 17:10 WIB



 Virus Corona yang menyebar di dalam dan di luar China, dilaporkan telah mencapai 500 kasus, termasuk 20 kematian Ilustrasi warga China (foto: Independent)

Jakarta, Jurnas.com - Virus Corona yang menyebar di dalam dan di luar China, dilaporkan telah mencapai 500 kasus, termasuk 20 kematian. Jumlah itu mulai mengkhawatirkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Untuk itu, pejabat kesehatan berusaha keras menahan penyakit itu, tetapi virus itu baru dan tidak banyak data terkait virus mematikan tersebut.

Dilansir Voa, warga dari Tiongkok dilarang bepergian, baik di negara mereka sendiri dan di luar negeri. Mereka sedang diperiksa untuk demam dan gejala-gejala lain dari virus pernapasan.

Baca juga :
Kanada Deteksi Kasus Pertama COVID Varian BA.2.86

Virus ini adalah virus corona. Disebut demikian karena di bawah mikroskop, virus tampak dikelilingi oleh mahkota.

Pilek biasa adalah contoh gejala dari virus coronadan begitu pula SARS - sindrom pernapasan akut parah - dan MERS - sindrom pernapasan Timur Tengah. SARS berasal 17 tahun yang lalu di pasar makanan di China.

Baca juga :
Ratusan Ribu Kucing di Siprus Mati Akibat Virus Corona

Para ilmuwan melacak virus ke musang, binatang seperti kucing yang dijual untuk makanan. Sementara, MERS muncul pada 2012 silam.

Matthew Frieman, seorang pakar virus corona, mengatakan, MERS mungkin berasal dari kelelawar, tetapi sekarang endemik pada unta di seluruh Timur Tengah, dan menyebar dari unta ke manusia.

Baca juga :
Semua Negara Disebut Tidak Siap Hadapi Pandemi Berikutnya

"Untuk semua virus corona yang muncul ini, mereka memiliki inang perantara yang memungkinkan virus untuk berpindah dari hewan ke manusia," katanya.

Virus Corona ini dikaitkan dengan pasar di Wuhan, sebuah kota di Cina tengah dengan populasi 11 juta. Virus pernapasan tersebar di udara.

Mereka ditularkan dengan batuk atau bersin, menyentuh permukaan yang terinfeksi dan kemudian menyentuh mulut, hidung atau mata Anda.

Frieman mengatakan lebih mudah menangkap virus korona daripada menangkap Ebola karena Ebola menyebar melalui kontak dengan cairan tubuh yang terinfeksi dan bukan dari tetesan di udara.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Virus Corona Lembaga WHO

Terkini | Selasa, 19/05/2026 00:01 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777