https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Penutupan Pulau Komodo, Warga Duga Modus Penggusuran

Sundari | Senin, 23/09/2019 08:54 WIB



Jika memang wacana tersebut terealisasi maka sudah pasti 500 kepala keluarga dengan jumlah warga sekitar 1.800an jiwa itu akan kebingungan mencari pekerjaan baru. Pulau Komodo menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Labuan Bajo. (Foto : Jurnas/FB).

Kupang, Jurnas.com - Rencana penutupan Pulau Komodo selama satu mendatang per Januari 2020, ditentang oleh sejumlah masyarakat di Pulau Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. Karena dianggap merugikan dan berdampak matapencarian warga setempat.

"Kami warga di Pulau Komodo ini menolaknya, karena menurut kami justru akan merugikan kami yang selama ini sudah mata pencahariannya di sektor pariwisata," kata Ketua Pemuda desa Komodo, Akbar M kepada Antara di desa Komodo, Pulau Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (23/9) dilansir Antara.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan wacana penutupan Pulau Komodo yang direncanakan akan dilakukan pada Januari 2020 mendatang. "Namun setelah Sail Komodo tahun 2013 lalu hampir seluruh warga di desa itu beralih profesi di sektor pariwisata yang sangat menjanjikan," tutur dia.

Baca juga :
Larangan Bunuh Diri dalam Ajaran Islam dan Hikmahnya
Oleh karena itu menurut dia, jika memang wacana tersebut terealisasi maka sudah pasti 500 kepala keluarga dengan jumlah warga sekitar 1.800an jiwa itu akan kebingungan mencari pekerjaan baru.

Kata Akbar lagi, warga di desa Komodo di Pulau Komodo itu juga sudah sepakat tak ingin dipindahkan ke daerah lain, karena memang mereka adalah warga pertama yang mendiami pulau itu, sebelum pulau itu ditetapkan sebagai pulau konservasi.

Baca juga :
Warga di NTT Tega Tembak Burung Hantu Karena Ganggu Waktu Tidurnya
"Mereka (pemerintah pemprov) bilang akan merelokasi, tetapi kami menganggap mereka ingin mengusur kami dari pulau ini dengan embel-embel konservasi. Padahal ada tujuan lain untuk urusan bisnis nanti di pulau ini," tambah dia.

Oleh karena itu, kata dia, jangan mengantasnamakan konservasi, tetapi ada tujuan lain di balik wacana penutupan dan relokasi itu.

Baca juga :
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Perairan NTT
Sementara itu seorang warga di Desa Komodo Irvin H juga mulai kebingungan jika wacana penutupan dan relokasi itu benar-benar terjadi.

"Selama ini untuk menyekolahkan dan menguliahkan anak-anaknya saya dari hasil saya bekerja di sektor pariwisata. Jika ini terealisasi akan menjadi masalah buat saya dan keluarga saya," tuturnya.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pulau Komodo Kawasan Konservasi Nusa Tenggara Timur

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Senin, 06/07/2026 17:15 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Kolombia

Minggu, 05/07/2026 20:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Spanyol

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777