https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Hujan Meteor Diprediksi Terjadi Pertengahan Agustus

Redaksi | Selasa, 13/08/2019 07:50 WIB



Tahun ini, puncak hujan meteor yang sangat dinanti jatuh pada Senin malam dan menjadi Selasa pagi, menurut AMS. Ilustrasi hujan meteor (foto: UPI)

Jakarta, Jurnas.com - Bintang jatuh akan turun seperti hujan dari langit dan menerangi langit malam saat hujan meteor terbaik sepanjang tahun, yang dikenal sebagai Perseids, mencapai puncaknya. Hal itu diprediksi terjadi pada pertengahan Agustus.

Namun, para ahli mengatakan awan dapat mengganggu orang-orang untuk menonton pertunjukan cahaya langit.

"Perseids adalah hujan meteor paling populer saat memuncak pada malam Agustus yang hangat seperti yang terlihat dari belahan bumi utara," American Meteor Society menjelaskan di situs webnya dilansir UPI.

Baca juga :
Puncak Hujan Meteor Eta Aquariid 5–6 Mei, Komet Halley Muncul Jelang Fajar

Tahun ini, puncak hujan meteor yang sangat dinanti jatuh pada Senin malam dan menjadi Selasa pagi, menurut AMS.

Tidak hanya puncak selama malam-malam hangat pertengahan Agustus, tetapi juga sejumlah meteor indah, yang kedua setelah Geminid pada bulan Desember.

Baca juga :
Fenomena Langit April 2026, Ada Pink Moon hingga Hujan Meteor Lyrid

"Hingga 100 meteor per jam akan terjadi pada malam puncak," kata Blogger Astu Astronomi Dave Samuhel.

"Perseids tidak hanya banyak, mereka cantik. Sebagian besar meteor meninggalkan jejak berkilauan saat mereka lewat," kata Samuhel. "Mereka multi-warna dan banyak yang cerah."

Baca juga :
Supermoon Januari Bertemu Hujan Meteor Quadrantid, Apa Dampaknya?

Namun, tahun ini bulan kemungkinan akan berperan dalam jumlah bintang jatuh yang dapat dilihat pada malam puncak. Bulan yang hampir purnama akan bersinar terang hampir sepanjang malam, sehingga sulit untuk melihat banyak meteor redup. Kondisi berawan juga bisa menjadi masalah bagi beberapa penonton.

Kondisi bebas awan akan menyebabkan kondisi tampilan tanpa gangguan untuk beberapa lokasi pengamatan bintang terbaik di seluruh negeri pada Senin malam saat puncak Perseids. Ini termasuk sebagian besar Amerika Serikat bagian barat dan dataran selatan.

Awan dapat mengganggu penglihatan banyak orang di seluruh Amerika Serikat bagian tenggara, tetapi sebagiannya dapat melihat beberapa Perseids pada Senin malam.

Meskipun pengunjung di kota-kota besar, seperti Chicago, Dallas, Los Angeles dan Phoenix diperkirakan memiliki cuaca yang baik, mereka mungkin ingin mempertimbangkan untuk bepergian ke daerah yang lebih gelap dari polusi cahaya di kota.

Sayangnya bagi mereka yang melintasi Northeast, Great Lakes dan sebagian besar Kanada, awan dalam perkiraan yang akan mengaburkan langit hampir sepanjang malam.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Hujan Meteor Para Ilmuan

Terkini | Rabu, 24/06/2026 22:53 WIB

Terpopuler

Senin, 22/06/2026 03:03 WIB
Gaya Hidup

30 Contoh Ucapan HUT Jakarta, Cocok untuk Postingan Medsos

Selasa, 23/06/2026 12:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Uzbekistan

Senin, 22/06/2026 12:42 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Austria

Selasa, 23/06/2026 14:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Ghana

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777