https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menteri Desa: Prukades Atasi Desa Miskin

Rizki Ramadhan | Kamis, 20/06/2019 15:15 WIB



Prukades sebagai program yang mendorong pengembangan kawasan perdesaan ini, bertujuan untuk membangun kolaborasi agar pengembangan sumber daya ekonomi. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko P Sandjojo

Jakarta, Jurnas.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengatakan, salah satu faktor penyebab desa miskin adalah tidak tersedianya akses pasar di desa. Ia meyakini model bisnis Prukades (Produk Unggulan Kawasan Perdesaan) mampu atasi masalah tersebut.

"Dengan model Prukades, saya panggil Bupati untuk menentukan maksimal tiga produk unggulan. Karena kalau lebih akan tidak fokus. Dengan Prukades itu kita hubungkan ke 19 kementerian/lembaga. Itu saja tidak cukup, kita panggil pengusaha, kita libatkan pengusaha juga," ujar Menteri Desa.

Menurutnya, geliat ekonomi desa akan menjadi satu modal besar yang kuat untuk menunjang ekonomi perkotaan. Tak hanya itu, ekonomi perdesaan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi negara mengingat desa memiliki area yang jauh lebih luas dibandingkan kota, serta lebih dari separuh penduduk Indonesia berada di desa.

Baca juga :
Kolaborasi Lintas Sektor, Mendes Yakin Pemerataan Ekonomi Desa Terwujud

“Nah, kalau lebih dari separuh masyarakat kita di desa ini kita berdayakan ekonominya, ini akan menjadi satu modal yang sangat kuat untuk menunjang ekonomi di kota-kota,” paparnya.

Dikatakan lagi, Prukades sebagai program yang mendorong pengembangan kawasan perdesaan ini, bertujuan untuk membangun kolaborasi agar pengembangan sumber daya ekonomi menjadi lebih optimal. Jika hanya dikembangkan satu per satu desa, produk unggulan dikhawatirkan tidak memenuhi skala ekonomi.

Baca juga :
Program TEKAD Berlanjut, Mendes Targetkan Ekonomi Indonesia Timur Tumbuh

“Yang dimaksud kawasan perdesaan adalah adanya desa-desa membangun kolaborasi untuk membangun optimalisasi sumber daya ekonomi di wilayah tersebut. Dua desa, lima desa, sepuluh desa, atau 20 desa bergabung membangun konsensus untuk mengembangkan ekonominya," ujar Menteri Eko.

Problem utama pengembangan ekonomi desa adalah persoalan skala ekonomi.  Sehingga kolaborasi desa-desa yang tergabung menjadi kawasan perdesaan, diharapkan mampu memproduksi komoditas unggulan yang memungkinkan masuk ke dalam industri manufaktur.

Baca juga :
Ini Bukti Negara Hadir Permudah Pembentukan Kopdes Merah Putih

“Nah di situlah nilai tambah ekonomi itu sedang diupayakan, diikhtiarkan, sehingga kesejahteraan menjadi lebih terbuka,” ujar Menteri Desa.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja Menteri Desa Eko Putro Sandjojo Prukades

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777