https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kisah Kopi, Seduhan yang Lahir dari Tangan Nenek

Eka Wahyu Pramita | Selasa, 26/03/2019 14:01 WIB



Setiap secangkir kopi memiliki kisahnya masing-masing, demikian juga dengan Kisah Kopi  Tren es kopi susu kian mendapat tempat bagi para pecinta kopi (Foto: Kisah Kopi)

Jakarta, Jurnas.com - Menyesap kopi sudah menjadi gaya hidup sendiri. Namun berbeda bagi mereka yang sudah jatuh cinta pada kopi. Mereka memiliki kisahnya sendiri-sendiri. Hal tersebut diungkapkan oleh pemilik kedai kopi Kisah Kopi, Rahmad Rizky.

Ditemui di kedai kopi Kisah Kopi, Jl Kendal No 1, Menteng, Jakarta Pusat, Rahmad Rizky mengaku ia bukan hanya pemilik bisnis kedai kopi Kisah Kopi, tetapi ia juga salah satu pecinta kopi dengan kisahnya sendiri.

Rizky begitu sapaan akrabnya, bercerita, bahwa kecintaannya terhadap kopi sudah terbangun sejak kecil. Di mana saat itu ia kerap diminta untuk menyeduhkan kopi kepada tamu-tamu yang datang ke rumahnya. 

Baca juga :
Sudah Diet Berat Badan Tidak Turun, Ini Alasannya

"Kopi keluarga kami sangat khas. Robusta yang aku seduh (waktu itu), asli karya tangan nenekku, yang dipetik dari perkebunan sendiri di belakang rumah," cerita kelahiran Lampung itu.

Untuk soal penyeduhan, kata Rizky, ia belajar tidak hanya dari dalam dapur. Tetapi dari memperhatikan sang nenek, mulai dari cara memetik biji kopi hingga bagaimana cara menyeduhkan kopi untuk para tamu. 

Baca juga :
Dukung Gaya Hidup Aktif, Thrombovoren Emulgel Diluncurkan

"Bagaimana nenek menumbuk kopi secara tradisional, menambahkan beras kering saat menyangrai, dan mencampur rempah ke dalamnya," ujarnya.

Lebih lanjut, di mana Lampung yang menjadi salah satu daerah pengekspor kopi robusta terbesar di Indonesia, Rizky menuturkan bahwa robusta karya neneknya memiliki khas sendiri. Pasalnya, sang nenek memiliki keunikan bagaimana cara membuat kopi.  

Baca juga :
Ini Daftar Makanan Pemicu Asam Urat yang Perlu Dibatasi

Selain memiliki keunikan cara membuat kopi, Rizky juga menuturkan bahwa nenek tercintanya menilai kopi seperti sebuah etik dan estetika, bahkan semacam sesuatu yang luar biasa. "Berikanlah gelas pertama kopi kepada orang yang paling tua!" kata Rizky mengingat perkatan neneknya.

Dalam pikiran pria bertato ini pun masih terngingat pesan yang diberikan neneknya. "Bisa jadi kopi merupakan salah satu mahakarya Tuhan, kamu harus melestarikan dan memelihara kenikmatannya!" kata Rizky.

Maka dari itu, Rizky mencoba mewujudkan pesan neneknya itu. Dengan warisan racikan yang khas, Kisah Kopi siap manjakan lidah Anda sebagai pecinta kopi.

Tak hanya harganya yang terjangkau, kedai Kisah Kopi yang dekat dengan Stasiun Sudirman, Jakarta Pusat ini, bisa menjadi rekomendasi sebagai tempat singgah menunggu jadwal kereta. Bahkan, tempatnya yang Instagramable pun bisa menjadi tempat yang asik untuk hangout bareng teman-teman Anda.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kisah Kopi Gaya Hidup

Terkini | Selasa, 19/05/2026 17:25 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777