https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Menerima Keberagaman Jadi Kunci Kokohnya Persatuan Bangsa

Redaksi | Kamis, 28/02/2019 16:30 WIB



Keberagaman merupakan sunnatullah dan menjadi khittoh dari bangsa Indonesia, yang diyakini oleh para pendiri bangsa sehingga menerimanya sebagai kenyataan dan menjaganya Aliansi Anak Bangsa Untuk Indonesia

Jakarta, Jurnas.com – Keberagaman merupakan sunnatullah dan menjadi khittoh dari bangsa Indonesia, yang diyakini oleh para pendiri bangsa sehingga menerimanya sebagai kenyataan dan menjaganya dalam satu spirit kebangsaan dalam bentuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila.

Hal itu dikemukakan oleh Inisiator Gerakan Ikrar Kebangsaan dari Aliansi Anak Bangsa untuk Indonesia (ABI) Ngatawi Al Zastrouw dalam acara konferensi pers, di Menteng Jakarta pada Rabu (28/02). “Agama memerintahkan manusia untuk menjaga dan melindungi semua ciptaan Tuhan yang berbagai ragam jenisnya sebagaimana yang ada dalam bangsa Indonesia,” ujarnya.

Untuk mengajak bangsa mencintai keberagaman, lanjut Zastrouw, ABI akan mengandekan acara doa dan ikrar anak bangsa untuk Indonesia yang akan dilaksanakan pada 24 Maret mendatang di lapangan Silang Monas Jakarta.

Baca juga :
Dipimpin Matthew Wale, Solomon Beri Sinyal Manuver ke Taiwan?

Menurut Zastrow acara tersebut akan diikuti oleh seluruh warga bangsa Indonesia, lintas agama, kepercayaan dan suku serta etnis. Selain itu, akan dihadiri para tokoh agama, adat, pemuda, para pejabat, seniman, budayawan serta para sesepuh bangsa.

“Acara ini dimaksudkan sebagai upaya membangkitkan kembali semangat persaudaraan dan persatuan bangsa yang terkikis oleh maraknya fitnah, cacimaki dan kebencian. Acara ini juga bisa menjadi momentum silaturahmi untuk merajut kebersamaan dan membangun gerakan bersama bagi semua warga yang telah memiliki komitmen kebangsaan,” katanya.

Baca juga :
Polemik Film Pesta Babi, Pengamat: Jangan Reaktif, Kesempatan untuk Dialog

“Kita akan menuju Monas setelah sholat subuh secara bersama-sama, yang nantinya akan diisi dengan lagu-lagu rohani, eksplorasi keagamaan, parade budaya, serta ditutup doa dan ikrar bersama untuk menyerukan persatuan bangsa,”tambahnya.

Baca juga :
Awal Zulhijah 1447 H Diprediksi Jatuh Besok, 18 Mei 2026

Senada dengan Zastrow, mantan Ketum Pengurus Pusat Muhammadiyah, Ahmad Syafii Maarif berharap dengan adanya ikrar dan doa bersama yang diinisiasi ABI mampu kembali menyatukan umat yang mulai terpecah serta mampu menguatkan kembali anak bangsa tentang kebangsaan.

“ABI diharapkan mampu menguatkan kembali anak bangsa tentang kebangsaan, sehingga masa depan bangsa tak diberikan kepada SDM yang malah memecah belah persatuan bangsa,” tutur Buya Syafii.

Syafii juga mengajak kepada masyarakat Indonesia untuk tetap bersatu menjaga keberagaman dengan tak mudah terpancing dengan ujaran kebencian yang saat ini disebarkan oleh orang-orang yang berniat merusak keutuhan bangsa Indonesia.

“Bangsa ini bisa berkembang jika pihak waras mengalahkan pihak yang tidak waras. Untuk itu, masyarakat jangan sampai terprovokasi ujaran kebencian yang diinisiasi pihak-pihak tertentu,” tambahnya.  

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Persatuan Bangsa Nilai Pancasila ABI

Terpopuler

Selasa, 07/07/2026 06:06 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Norwegia

Selasa, 07/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Maroko

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Selasa, 07/07/2026 11:44 WIB
Olahraga

Persib Resmi Lepas Andrew Jung dengan Harga Fantastis

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777