https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Nyamuk DBD Lebih Senang Bersarang di Air Bersih

Eka Wahyu Pramita | Selasa, 05/02/2019 12:30 WIB



Masalah DBD adalah masalah lingkungan dan nyamuk DBD lebih sering berada di air bersih. Nyamuk Aedes Aegypti

Jakarta, Jurnas.com - Jangan dikira nyamuk Demam Berdarah Dengue (DBD) atau aedes aegypti lebih senang bersarang di tempat kotor atau tak terawat. Nyamuk aedes aegypti justru lebih senang berada di air bersih yang dibiarkan tergenang.

Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengatakan masalah DBD adalah masalah lingkungan dan nyamuk DBD lebih sering berada di air bersih.

“Nyamuk DBD hidup di air bersih yang tergenang. Di sana nyamuk akan berkembang biak,” kata Menkes Nila, Senin (4/2).

Baca juga :
Nanoplastik di Air Ancam Kesehatan, Ini Bahayanya jika Tercemar

Letak genangan air bersih itu bisa ada di mana-mana, tidak hanya di luar rumah, di dalam rumah pun banyak. Terutama pada barang-barang pribadi seperti tempat penampungan air dispenser, bak mandi atau bak penampungan air, dan tempat minum burung.

Tempat genangan air itu menjadi sumber berkembang biak jentik nyamuk hingga menjadi nyamuk dewasa. Menkes mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan terutama di rumah masing-masing, mencari jentik-jentik nyamuk, serta meningkatkan pemberantasan sarang nyamuk.

Baca juga :
Gandeng Rumah Zakat, BRI Life Bantu Air Bersih bagi Korban Banjir Sukabumi

Dalam hal ini perlu adanya jumantik di setiap rumah dan di lingkungan tempat tinggal, termasuk di sekolah.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, drg. Widyawati, MKM mengatakan kasus penyakit DBD terus meningkat.

Baca juga :
Komdigi Kirim Air Bersih dan Pulihkan Jaringan di Aceh Tamiang

Secara nasional berdasarkan perkembangan informasi yang diterima olehnya hingga tanggal 3 Februari adalah sebanyak 16.692 kasus dengan 169 orang meninggal dunia. Kasus terbanyak ada di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, NTT, Kupang.

“Kejadian DBD semua tergantung dari daerah. Semua daerah bisa terkena, karena memang ini masalah lingkungan, karena genangan air dan dipengaruhi curah hujan tinggi,” kata Widyawati.

Widyawati menekankan perlunya 1 rumah 1 Jumantik untuk memberantas sarang nyamuk, karena 1 Jumantik bisa menyelamatkan satu keluarga.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Sarang Nyamuk Nyamuk DBD Air Bersih

Terpopuler

Rabu, 08/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Spanyol vs Belgia

Kamis, 09/07/2026 03:03 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Argentina vs Swiss

Rabu, 08/07/2026 13:30 WIB
Olahraga

MU Incar Tchouameni, Madrid Pasang Harga Rp2,1 Triliun

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777