https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kapten Kriket Pakistan Minta Maaf atas Perkataan Rasis

Supianto | Kamis, 24/01/2019 09:49 WIB



Olahraga kriket (Foto: Richard Huggard/Getty Images)

Durban - Kapten kriket Pakistan, Sarfaraz Ahmed meminta maaf atas perkataan rasis terhadap seorang batsman Afrika Selatan saat kedua tim berlaga di One Day International di Durban pada Selasa awal pekan ini.

Selama pertandingan, Ahmed terdengar mengatakan, "Hei pria kulit hitam, di mana ibumu duduk, doa apa yang Anda minta dia sampaikan untuk Anda hari ini" dalam bahasa Urdu kepada salah satu anggota tim Afrika Selatan, Andile Phehlukwayo.

Tindakan Ahmed mendapat kecaman sengit dan, saat video insiden itu beredar ke media sosial, banyak pengguna Twitter meminta pemain kriket Pakistan untuk meminta maaf.

Baca juga :
Akibat Perang, Bantuan 1 Juta Anak Afganistan Terancam Disetop

Sehari setelah kejadian itu, Ahmed pun meminta maaf lewat akun Twitternya. Ia mengatakan, "tidak bermaksud mengecewakan siapa pun dan bahkan tidak bermaksud kata-katanya diambil hati, dipahami atau disampaikan kepada tim lawan atau penggemar kriket".

Dilnasir dari Al Jazeera, Ahmed disanksi Dewan Kriket Internasional (ICC) setelah manajer tim Afrika Selatan Mohammed Moosajee membenarkan bahwa badan pemerintahan telah mencatat komentar tersebut.

Baca juga :
China Desak Pakistan Mediasi AS-Iran demi Selat Hormuz

"ICC dan pejabat pertandingan telah mencatat dugaan insiden itu," kata Moosajee.

"Mereka telah memulai prosedur yang diperlukan untuk menyelidiki masalah ini. Kami hanya dapat berkomentar setelah kami menerima hasil penyelidikan. Klarifikasi / pembaruan lebih lanjut harus melalui ICC," sambungnya.

Baca juga :
Tegas, Pakistan Larang AS dan Iran Targetkan Wilayah Saudi

Rasisme di lapangan dianggap sebagai salah satu tindakan paling serius yang dapat dilakukan, dengan kemungkinan larangan seumur hidup bagi siapa pun yang dinyatakan bersalah, menurut kode anti-rasisme International Cricket Council (ICC).

Pemain dapat dihukum karena terlibat dalam perilaku apa pun, baik fisik atau verbal  yang cenderung menyinggung, menghina, mempermalukan, mengancam, meremehkan atau memfitnah berdasarkan ras, agama, budaya, warna kulit, keturunan, nasional atau etnis mereka asal.

Sledging (kata penghinaan, Red) cukup sering terjadi karena pemain mencari keuntungan dari lawan mereka. Setiap tindakan disipliner terhadap pemain dapat dimulai oleh ofisial pertandingan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Olahraga Kriket Pernyataan Rasis Pakistan Afrika Selatan

Terkini | Kamis, 22/10/2026 13:59 WIB

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777