https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Seniman Indonesia Bakal Meriahkan Pameran Seni Australia

Mutiul Alim | Senin, 12/11/2018 14:10 WIB



Empat seniman kontemporer Indonesia akan berpartisipasi dalam ajang The 9th Asia Pacific Triennial of Contemporary Art di Brisbane, Australia Asia Pacific Triennial ke-7 di Australia (Foto: Google)

Jakarta – Empat seniman kontemporer Indonesia akan berpartisipasi dalam ajang The 9th Asia Pacific Triennial of Contemporary Art di Brisbane, Australia pada akhir bulan ini.

Wakil Duta Besar Australia untuk Indonesia, Allaster Cox mengatakan, karya Aditya Novali, Elia Nurvista, Handiwirman Saputra, dan Zico Albaiquni, masing-masing akan dipamerkan berdampingan dengan 80 karya seniman lainnya di Galeri Seni Queensland Art Gallery and Gallery of Modern Art.

“Warga Australia dan Indonesia berbagi kecintaan yang sama terhadap seni, kreativitas, dan budaya kontemporer,” kata Cox kepada redaksi pada Senin (12/11) siang.

Baca juga :
Komisi I DPR: Pelibatan TNI Tangani Begal Harus Terukur

"Pameran ini merupakan salah satu perayaan seni yang penting di kawasan kita dan menarik penonton dari seluruh dunia," imbuhnya.

Menurut penuturan Cox, ajang tiga tahunan ini menampilkan instalasi, lukisan, patung, foto, dan video dari para seniman yang berasal dari 30 negara.

Baca juga :
Legislator DKI Dukung Tindakan Tegas Terukur bagi Pelaku Begal

Keempat peserta Indonesia juga akan bergabung dengan lebih dari 50 seniman kontemporer Indonesia yang telah berpartisipasi sejak rangkaian APT (Asia Pacific Triennial) diluncurkan pada 1993.

"Saya sangat senang lukisan saya dipamerkan di Brisbane. Ayah saya, Tisna Sanjaya, juga memiliki karya yang pernah ditampilkan dalam Asia Pacific Triennial ketiga pada 1999, yang menjadi sumber inspirasi bagi saya,” kata Zico Albaiquni.

Baca juga :
Lebanon Kecam Serangan Israel yang Merusak Situs-situs Budaya

Seperti diketahui, Indonesia dan Australia memiliki sejarah panjang di bidang seni. Selama beberapa dekade, kedua negara juga terlibat dalam pameran, pertukaran, kolaborasi, residensi, dan hibah yang membuat para pelaku kreatif semakin akrab.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Asia Pacific Triennial Indonesia-Australia Karya Seni

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777