https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Jabat Tangan Terakhir dengan Sahabat Metta Kurnia

Eka Wahyu Pramita | Selasa, 30/10/2018 11:31 WIB



Seorang kolega dan sahabat salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 160 Nurochmah Adyanugra menceritakan pertemuan terakhirnya dengan salah satu korban Ilustrasi Pesawat Lion Air

Jakarta - Salah satu pegawai Kementerian Keuangan yang berdinas di Batam, Nurochmah Adyanugra menceritakan kisah pertemuan terakhirnya dengan sahabat Metta Kurnia yang jadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 160.

Duka mendalam dirasakan oleh semua keluarga dan sahabat korban. Begitupula yang dirasakan Nurochmah. Mereka sempat berada di satu ruangan Musala saat menjalankan ibadah salat shubuh sebelum boarding.

Dalam postingan statusnya di Facebook, Awalnya Nurochmah tidak yakin bertemu dengan sahabatnya baru kemudian melihat dari dekat ia yakin kalau itu Metta yang juga sama-sama menunggu penerbangan.

Baca juga :
Legislator Golkar: Negara Jangan Biarkan Rakyat Diperas Tarif Pesawat

Mereka pun saling berjabat tangan dan sempat berbicara sekilas sebelum, seraya Metta mengenakan mukena, lalu terpotong ibadah salat. Bahkan ketika Nurochmah sudah selesai salat, ia masih melihat Metta menjalankan salat sunnah.

Saat itu Nurochmah sempat membatin tumben-tumbennya salaman, karena meski kerap bertemu mereka jarang bersalaman.

Baca juga :
Bawa Penumpang Lebih 40 Orang, Pesawat Jatuh di Hutan Rusia

Tak lama kemudian panggilan boarding pass ke Batam berbunyi, Nurochmah segera menaiki pesawat dan sampai di tujuan kantor di Batam. Tak lama ia sampai, seorang teman mengabarkan jika pesawat tujuan Pangkalpinang yang ditumpangi Metta dan beberapa teman hilang kontak.

"Innalilahi, aku teringat tiga orang kawan yang aku temui di Musala terminal 1B Bandara Soetta tadi. Seketika itu juga badan aku lemas dan merinding, kucoba telpon Metta panggilanku tak terjawab, lalu mikirin WA namun hanya centang satu," tulis Nurochmah.

Baca juga :
Dialog Pilot Air India Dukung Dugaan Kapten Memutus Aliran Bahan Bakar

Ia tetap membaca beberapa WA grup yang membahas kejadian serupa, ia makin tak kuasa menahan air mata, terisak membayangkan tiga orang kawan tadi.

Masih terbersit harap dalam benaknya, semoga hanya masalah hilang kontak dan berharap pesawat mendarat di suatu tempat. Namun semakin besar berita-berita yang muncul membuat air mata tak sanggup dibendung.

Menjelang sore, jabat tangan tadi pagi menjadi kesan terakhir pertemuan Nurochmah dengan Metta. "Selamat jalan, I Gusti Ayu Ngurah Metta Kurnia semoga segala amal ibadah yang kau jalankan bahkan sampai di akhir sebelum kepergianmu menjadi bekal," harap Nurochmah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pesawat Jatuh Lion Air Cerita Sahabat

Terkini | Minggu, 12/07/2026 22:24 WIB

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777