https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Selat Hormuz Kembali Ditutup Iran hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

Muhammad Habib Saifullah | Minggu, 12/07/2026 13:01 WIB



Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan Selat Hormuz yang kini diblokade oleh Iran selama perang melawan AS dan Israel (Foto: AFP)

Jakarta, Jurnas.com - Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz hingga waktu yang belum ditentukan setelah sebuah kapal yang dituduh mengabaikan instruksi pelayaran dihentikan akibat terkena tembakan peringatan.

Dalam pernyataan yang dikutip kantor berita resmi IRNA pada Minggu, IRGC menyebut sejumlah kapal berupaya melintasi jalur yang tidak diizinkan meski telah berulang kali diperingatkan agar mengubah haluan dan menggunakan rute yang disetujui.

IRGC juga menyatakan satu kapal mematikan sistem operasinya sehingga membahayakan keamanan pelayaran.

Baca juga :
Iran Ingatkan AS Masa Kesepakatan Sepihak Sudah Berakhir

Menurut IRGC, kapal tersebut terkena tembakan peringatan sebelum akhirnya dihentikan.

IRGC menegaskan Selat Hormuz akan tetap ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut dan sampai intervensi Amerika Serikat di kawasan berakhir.

Baca juga :
Perundingan Baru, AS Tuntut Iran Bebaskan Selat Hormuz

"Tidak ada kapal yang akan diizinkan melintas," demikian pernyataan IRGC.

IRGC juga memperingatkan bahwa setiap serangan baru terhadap Iran akan dibalas dengan respons yang lebih keras, termasuk serangan terhadap pangkalan-pangkalan "musuh" lainnya di kawasan.

Baca juga :
AS Dilaporkan Tak Ingin Israel Terlibat Serang Iran

Selain itu, IRGC menyalahkan apa yang disebutnya sebagai "campur tangan asing yang melanggar hukum" atas insiden tersebut.

Iran juga menuding Amerika Serikat, Israel, dan negara-negara yang menjadi lokasi pangkalan militer AS bertanggung jawab atas segala konsekuensi jika eskalasi terus berlanjut.

Juni lalu, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan untuk mengakhiri perang yang pecah pada akhir Februari serta membuka jalan menuju perjanjian damai jangka panjang.

Nota kesepahaman itu mencakup penghentian segera pertempuran di semua front, pencabutan blokade laut Amerika Serikat terhadap Iran, serta pembukaan kembali Selat Hormuz.

Meski demikian, kedua negara kembali saling melancarkan serangan pekan ini terkait lalu lintas kapal niaga di Selat Hormuz.

Amerika Serikat menyerang sejumlah sasaran di Iran, sementara Teheran membalas dengan menyerang aset-aset milik AS di berbagai kawasan.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

IRGC Iran Perang Iran Selat Hormuz

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777