https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Pentingnya Mewujudkan Rumah Sehat dan Ramah bagi Anak

Eka Wahyu Pramita | Rabu, 03/10/2018 12:30 WIB



Rumah menjadi lingkungan utama untuk keluarga, terlebih lagi anak yang menghabiskan 8 hingga 20 jam tiap harinya di dalam rumah. Peluncuran kampanye Rumah Sehat (Foto: Istimewa)

Jakarta - Merujuk pada Survey Indepenen yang dilakukan Nippon Paint kepada orangtua, sebanyak 76 persen orangtua setuju bila dinding rumah dijadikan tumpuan ketika anaknya belajar berdiri atau berjalan,

Sebanyak 80 persen orangtua juga menyebutkan bahwa anak mereka kontak langsung dengan dinding ketika bermain.
Meski demikian, laporan tersebut juga menunjukkan 86 persen orangtua mengakui tidak memperhatikan kebersihan dinding layaknya lantai.

Hal ini pula yang melatarbelakangi Nippon Paint mengadakan Kampanye Rumah Sehat sebagai edukasi ke masyarakat. Dalam menyukseskan kampanye Rumah Sehat ini, Nippon Paint menjalin kerjasama dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Baca juga :
Komisi III Minta Hukum Tidak Dijadikan Alat Penindas Rakyat Kecil
Terkait kerjasama yang terjalin, dr. Ulul Albab, SpOG selaku Perwakilan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), mengatakan pihaknya mengapresiasi dan mendukung penuh dalam mengedukasi masyarakat menjaga rumah tetap sehat terutama area dinding.

Hal ini penting karena berbagai bakteri seperti E. coli, MRSA, hingga Staphylococcus aureus dapat bertahan di permukaan mulai dari harian hingga mingguan.

Baca juga :
WHO Tetapkan Wabah Ebola Mematikan sebagai Darurat Kesehatan Global
"Bakteri-bakteri ini bertanggung jawab atas penyakit diare, iritasi kulit, demam, infeksi saluran pernapasan. Tanpa perlindungan, maka risiko potensi penyebaran bakteri di dalam rumah akan lebih tinggi," ujarnya di Jakarta, Selasa (2/10).

Rumah merupakan lingkungan utama untuk keluarga, terlebih lagi anak yang menghabiskan 8 hingga 20 jam tiap harinya di dalam rumah, sehingga keamanan rumah harus dipastikan secara menyeluruh.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi
“Selain menjadi salah satu medium penularan bakteri, dinding juga memengaruhi kualitas udara dalam rumah karena polutan beracun sering ditemui pada cat pelapis dinding," ucapnya.

Polutan berbahaya yang biasa ditemukan adalah VOC (Volatile Organic Compound) yang merupakan pencetus alergi, iritasi infeksi saluran pernafasan hingga kanker.

Kegiatan kampanye Rumah Sehat bersama IDI menggandeng komunitas Indonesia Montessori.Com (IMC) untuk memberdayakan orangtua menyediakan rumah yang mendukung tumbuh kembang anak, dan membebaskan anak mengekspresikan diri melalui seni menggunakan medium dinding.

kegiatan Kampanye Rumah Sehat diharapkan  banyak keluarga Indonesia yang memahami pentingnya mewujudkan rumah sehat yang ramah anak sebagai pondasi awal bagi generasi masa depan Indonesia yang lebih baik.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Rumah Sehat Anak Tumbuh Kembang

Terkini | Kamis, 11/06/2026 14:05 WIB

News

ORADO Sosialisasikan Domino kepada 1.000 Siswa SMPN 30 Batam

News

Baleg DPR: Setelah Wilayah Adat Ditetapkan, Tak Boleh Ada Lagi HGU Baru

News

Baleg DPR: Pelindungan Hukum Masyarakat Adat Masuk Materi RUU

News

Harga BBM Naik, DPR Minta Pemerintah Jangan Korbankan Daya Beli Rakyat

News

KPK Tetapkan 4 Tersangka Terkait OTT ASN BPK

News

Kejagung Geledah 6 Lokasi Terkait Korupsi MBG, Sita Dokumen dan BBE

News

Jelang Libur Sekolah, KCIC Sosialisasi Bahaya Layang-layang bagi Whoosh

News

KDM Jamin SPMB di Jabar Transparan, Minta Warga Tak Panik

News

PKS Dorong Sinergi Nasional untuk Jaga Stabilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

News

Rieke Soroti Dampak Nyata Anggaran KemenHAM bagi Korban Pelanggaran HAM

Gaya Hidup

Studi Ungkap Dua Planet Raksasa Hilang Diduga Pernah Menghuni Tata Surya

News

Mensos: 32 Ribu Lebih akan Diterima sebagai Siswa Sekolah Rakyat pada 2026

News

Wamenpar Sebut Pengelolaan Sampah Jadi Kunci Jaga Reputasi Pariwisata Bali

Info Desa

Mendes Yandri Ajak APDESI Merah Putih Kawal Program Presiden Prabowo

Gaya Hidup

Peringatan Hari Bermain Sedunia, Ini Sejarah dan Tujuannya

Kesehatan

Apa Itu Kanker Prostat? Kenali Gejala, Penyebab, dan Risikonya

Gaya Hidup

Berbagai Gejala Awal Kanker Prostat yang Sering Diabaikan

Kesehatan

Hari Kanker Prostat Sedunia Diperingati Setiap 11 Juni, Ini Sejarahnya

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777