https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Festival Gunungan Meriahkan Perayaan Tahun Baru Islam di Banyuwangi

Redaksi | Rabu, 12/09/2018 11:55 WIB



Selain gunungan ada tumpeng robyong dan naga ider bumi. Tumpeng robyong yang menggambarkan rasa kebahagiaan. Biasanya orang zaman dahulu membuat tumpeng ini untuk menyambut datangnya kebahagiaan. Festival Gunungan di Banyuwangi

Banyuwangi - Masyarakat Indonesia yang penuh dengan keberagaman selalu punya cara unik untuk terus melestarikan tradisi dan budayanya masing-masing. Salah satunya tradisi umat muslim Banyuwangi dalam memperingati tahun baru Islam.

Demi memeriahkan tahun baru Islam tersebut masyarakat muslim Banyuwangi mengadakan Festival Gunungan Grebeg 1 Muharam 1440 H yang diadakan oleh pemuda Desa Tamansari Kecamatan Tegalsari.

Adapun acara ini adalah iring-iringan dua gunungan setinggi 180cm dari hasil bumi dan berbagai kesenian yang mengungkap kehidupan sosial juga kebudayaan yang hidup di Desa. Gunungan disusun dari hasil pertanian warga berupa sayur dan palawija. Satu gunungan yang lain disusun dari hasil panen buah dan jajan tradisional. Hal ini dimaksudkan sebagai bentuk rasa syukur warga yang diberikan tanah subur dan hasil panen yang melimpah.

Baca juga :
Tak Kuat Menanjak, Kereta Probowangi Alami Selip hingga Keluarkan Api

Selain gunungan ada tumpeng robyong dan naga ider bumi. Tumpeng robyong yang menggambarkan rasa kebahagiaan. Biasanya orang zaman dahulu membuat tumpeng ini untuk menyambut datangnya kebahagiaan.

Selanjutnya naga ider bumi dimaksudkan untuk menghindarkan desa dari wabah penyakit, hama, maupun perilaku jahat yang bisa mengotori sistem kehidupan masyarakat desa. Pada cara ini juga ditampilkan dalam iring-iringan kesenian lokal dan kreasi misalnya hadrah, jaranan, gamelan, juga drumband.

Baca juga :
20+ Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi yang Penuh Makna

”Hadrah, jaranan, dan gamelan yang ikut iring-iringan ini dari kelompok kesenian dan drumbandnya dari sekolah yang semuanya asli dari Desa Tamansari sendiri” ujar Radit salah satu panitia (11/9).

Menurut Radit, kegiatan Festival Gunungan ini diadakan setiap tahun baru Islam atau 1 Muharam dan tahun ini adalah acara keempatkalinya yang diadakan oleh para pemuda. Selain sebagai bentuk rasa syukur, acara ini digunakan untuk memperkenalkan desanya yang notabene berada di daerah pinggiran.

Baca juga :
Mengenal Catur Brata Penyepian, 4 Larangan Saat Hari Raya Nyepi

”Acara ini yang keempat kalinya dan bersyukur selalu semakin ramai setiap tahunnya, besar harapan kami para pemuda bisa mengenalkan desa ini yang posisinya di pinggiran” pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Banyuwangi Festival Gunungan Tahun Baru

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777