https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Lapas Maros Deklarasi Buta Huruf Al-Qur`an

Sundari | Selasa, 11/09/2018 03:31 WIB



Amran mengemukakan bahwa edukasi melek huruf Al-Qur`an ini merupakan program pembinaan kepribadian dalam bentuk pendidikan spiritual. Para narapidana di Lapas Maros, Sulawesi Selatan mendengarkan pidato pejabat Lapas

Makassar- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Maros, Sulawesi Selatan mendeklarasikan Buta Huruf Al-Quran yang diikuti Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang beragama Islam.

Deklarasi itu bertepatan dengan Tahun Baru Hijriah 1 Muharram 1440, Senin (10/9) di Masjid Babut Taubah yang berada dalam Lapas. "Acara ini berlangsung serentak di seluruh Indonesia menandai penutupan Tahun Hijriah," ujar Andi M. Hamka, Kepala Seksi Registrasi selaku penanggung jawab acara.

Sementara itu dalam sambutan Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjenpas), Kemenkumham yang dibacakan
Amran selaku Kepala Sub Seksi Pembinaan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Binkemaswat) mengemukakan,  kegiatan Deklarasi Buta Huruf Al-Qur`an ini adalah wujud nyata program Nawacita.

Baca juga :
Arif Rahman dan Grenpace Bahas Strategi Penguatan Swasembada Pangan
"Tujuannya  meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, melakukan revolusi karakter bangsa,  memperteguh kebhinnekaan dan memperkuat restorasi sosial Indonesia," ujar Amran.

Amran mengemukakan bahwa edukasi melek huruf Al-Qur`an ini merupakan program pembinaan kepribadian dalam bentuk pendidikan spiritual, sekaligus pendidikan intelektual yang diwajibkan bagi WBP beragama Islam.  

Baca juga :
Perkuat Ketahanan Pangan, DPR Dorong Percepatan Program Strategis Kementan
Katanya lagi, Al Quran akan  menuntun pada pemahaman isinya yang diyakini sebagai panduan kebaikan untuk menuju surga ilahi. "Al Qur`an adalah pedoman yang akan menuntun WBP dalam menyadari kesalahan serta menjadi manusia yang berakhlak baik,  sebagaimana tujuan dari Sistem Pemasyarakatan," ujar Amran membacakan sambutan tertulis Dirjenpas.

Sementara itu,  WBP menyambut baik program pembinaan spiritual dan menganggap bahwa kegiatan tersebut merupakan Literasi keagamaan berbasis Al-Qur`an, sangat patut didukung dalam pelaksanaannya.

Baca juga :
Keberadaan DPN Dikhawatirkan Menciptakan Tumpang Tindih Kewenangan
"Bahkan bila perlu ada program Hafizatul Qur`an,  siapa tahu suatu saat diperhitungkan sebagai bagian dari Remisi Literasi, misalnya hafal 1 juz dapat pengurangan masa tahanan 1 hari dan seterusnya," ujar Salahuddin Alam dari Yayasan Kerja Bersama untuk Semesta (Yakabus).

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Lapas Tahanan Maros Sulsel

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

Humanika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777