https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Angkatan Laut AS Gunakan Lumba-lumba Deteksi Ranjau

Redaksi | Selasa, 31/07/2018 08:05 WIB



Lumba-lumba, yang dikenal sebagai Mark 7 Marine Mammal Systems, adalah bagian dari program US Navy Marine Mammal yang berbasis di Naval Base Loma, California.  Lumba-lumba pendeteksi ranjau laut

Jakarta - Demi meningkatkan performa, Angkatan laut Amerika Serikat menjadikan lumba-lumba sebagai salah satu alat pendeteksi ranjau di laut, yang sebelumnya telah dilatih dengan menggunakan ketajaman hidungnya.

Sebelumnya, lumba-lumba hidung botol di Program Sistem Mamalia Laut Angkatan Laut AS baru-baru ini berpartisipasi dalam pelatihan pembersihan ranjau selama latihan Lingkar Pasifik.

Lumba-lumba, yang dikenal sebagai Mark 7 Marine Mammal Systems, adalah bagian dari program US Navy Marine Mammal yang berbasis di Naval Base Loma, California.

Baca juga :
Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara Terkait Pemerasan Sertifikasi K3

Para teknisi mengarahkan lumba-lumba untuk mendeteksi dan menandai ranjau simulasi sebagai bagian dari RIMPAC SOCAL, menurut Angkatan Laut.

"Lumba-lumba itu diangkut di tikar empuk dengan perahu kecil dan meluncur ke dalam air. Ketika ditempatkan di dekat tambang, mereka biasanya akan menemukannya dalam 30 detik," kata para pejabat Angkatan Laut.

Baca juga :
Pemerintah Ajak Anak Muda Jadi Pelopor Pembangunan Kawasan Transmigrasi

Setelah memberi tanda kepada pawang mereka bahwa mereka menemukan sebuah tambang, dan kemudian dikirim kembali untuk mengkonfirmasi, mereka diberi spidol untuk ditempatkan di dekat tambang. Setelah penyelam mengkonfirmasi penemuan dan penempatan penanda lumba-lumba diberi ikan sebagai hadiah.

Lumba-lumba hanyalah salah satu dari banyak komponen operasi pembersihan ranjau. Mereka memiliki kemampuan khusus untuk menemukan ranjau yang terkubur di dasar laut, membuat mereka berharga meskipun berbagai sonar canggih dan peralatan tambang lainnya.

Baca juga :
3 Ribu Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Teken Bantuan Perbaikan

RIMPAC berjalan 27 Juni-Agustus. 2 di sekitar Hawaii dan California selatan. RIMPAC adalah pelatihan pelatihan internasional terbesar di dunia. Dua puluh lima negara mitra, 46 kapal, lima kapal selam, 200 pesawat terbang dan 25.000 personel berpartisipasi.

RIMPAC pertama adalah pada tahun 1971.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Angkatan Laut AS Unik

Terpopuler

Minggu, 12/07/2026 05:05 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Prancis vs Spanyol

Minggu, 12/07/2026 06:06 WIB
Gaya Hidup

12 Contoh Ucapan Hari Koperasi Indonesia 2026 yang Penuh Makna

Senin, 13/07/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Inggris vs Argentina

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777