https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Zulhasan Tekankan Umat Islam Hindari Politik "Gincu"

Supianto | Kamis, 07/06/2018 15:57 WIB



Kiprah dan peran Islam dalam mengisi kemerdekaan dalam konteks kekinian juga harus sama kuatnya dengan kiprah jaman perjuangan. Jika ingin kehidupan berbangsa dan bernegara Ketua MPR Zulkifli Hasan

Yogyakarta - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) mengungkapkan bahwa kiprah dan peran umat Islam dalam sejarah perjuangan bangsa sangat luar biasa. Pekikan takbir adalah penyemangat dalam berjuang sampai fatwa jihad oleh Hadratus Syekh Hasyim As`ari dalam berjuang melawan penjajah serta mosi integral Mohammad Natsir adalah fakta kiprah yang nyata.

Kiprah dan peran Islam dalam mengisi kemerdekaan dalam konteks kekinian juga harus sama kuatnya dengan kiprah jaman perjuangan. Jika ingin kehidupan berbangsa dan bernegara itu pilar utamanya adalah nilai-nilai Islam dalam wadah demokrasi Pancasila dan NKRI gunakanlah isyarat Buya Hamka yakni hindari politik gincu tapi pakai politik garam, bukan cuma warna tapi rasa.

Hal tersebut diungkapkan Zulhasan dalam perbincangan dan diskusi dihadapan para pengajar dan ratusan santri/santriwati Ponpes Budi Mulia Yogyakarta dalam rangka acara Pengajian I`tikaf Ramadhan ke 36, di Masjid Abubakar, Pondok Pesantren Budi Mulia, Yogyakarta, Kamis (7/6/2018) bertema `Islam Sebagai Pilar Utama Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara`.

Baca juga :
Komisi X DPR Apresiasi Piala Presiden Libatkan Klub Liga 4 dari 38 Provinsi

"Tapi, sayangnya banyak juga kita yang memakai politik gak mau tau, nurut aja, ikut aja, terserah aja. Kalau ingin nilai Islam masuk mewarnai bangsa ya upayakan secara riil dengan sungguh-sungguh, rebut dengan cara yang demokratis dan baik sesuai ajaran Islam," katanya.

Sebab, lanjut Zulhasan, jika politik `gak mau tau` itu terjadi maka yang akan muncul adalah oknum penguasa-penguasa yang korup, menghalalkan segala cara dan pada akhirnya akan muncul kesengsaraan rakyat, ketidakdilan, kesenjangan dan gaduh. Padahal, demokrasi Pancasila seharusnya menghasilkan kesetaraan, keadilan dan harmoni yang sesuai nilai-nilai Islam.

Baca juga :
Komisi I Bahas Geopolitik-Pasukan di Timteng bersama Menhan

"Fakta, banyak sekali negara yang memakai Islam hanya sebagai gincu/warna tapi tidak dengan nilai-nilainya dan malah ada negara-negara seperti Amerika Serikat yang tidak menggunakan Islam tapi malah memakai nilai-nilai Islam seperti kebebasan dalam berpendapat, bebas menyampaikan pikiran, bebas dari rasa takut, bebas dari lapar dan negaranya maju," ungkapnya.

Maka dari itulah, Zulkifli Hasan berharap dalam konteks kekinian, seluruh umat Islam Indonesia memaksimalkan kekuatan Islam dan dikonversikan menjadi kekuatan politik, kekuatan ekonomi serta mengaktualisasikan nilai-nilai Islam dalam negara yang berdemokrasi Pancasila.

Baca juga :
Kerusakan Bangsa Dimulai dari Elite Bodoh dan Haus Kuasa
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR Zulkifli Hasan Politik

Terkini | Selasa, 28/07/2026 01:49 WIB

Terpopuler

Minggu, 26/07/2026 03:03 WIB
Humanika

Mengapa Hari Mangrove Sedunia Diperingati Setiap 26 Juli?

Jum'at, 24/07/2026 15:34 WIB
Info Bank BNI

BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Sabtu, 25/07/2026 10:21 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777