https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mahyudin: Anak Muda Gampang Disusupi Paham Radikalisme

Supianto | Kamis, 07/06/2018 07:10 WIB



Wakil Ketua MPR Dr. Mahyudin menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Forum Pemuda Muslim Bontang, di Bontang, Kalimantan Timur. Wakil Ketua MPR Dr. Mahyudin menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Forum Pemuda Muslim Bontang

Kalimantan Timur - Wakil Ketua MPR RI, Mahyudin menyampaikan sosialisasi Empat Pilar MPR kepada Forum Pemuda Muslim Bontang, di Bontang, Kalimantan Timur, Rabu (6/6). Dalam sosialisasi, Mahyudin menyinggung radikalisme di kalangan anak muda.

Menurut Mahyudin, paham radikalisme menyasar kaum muda karena anak-anak muda memiliki semangat yang tinggi dibanding rasio atau pikirannya (logika) sehingga mudah disusupi dan terkontaminasi dengan paham radikalisme. "Inilah yang membedakan anak-anak muda dengan orangtua. Paham radikalisme ini sangat berbahaya," katanya.

Mahyudin menambahkan anak-anak muda lebih mudah dipengaruhi paham radikalisme dibanding dengan ustad atau ulama.

Baca juga :
MPR Terapkan WFH-WFA dan Pembatasan Listrik Mulai 1 April

"Bagi ulama NU dan Muhammadiyah sudah tidak mempan lagi disusupi paham radikalisme karena sudah menguasai ilmu agama secara menyeluruh," ujarnya.

Mahyudin menyebutkan anak-anak muda banyak belajar radikalisme dari internet dan media sosial.

Baca juga :
Legislator PKS: Salah Langkah Diplomasi Bisa Ganggu Ekspor dan Fiskal

"Radikalisme sebenarnya adalah mencuci otak. Itu sebabnya radikalisme bisa masuk ke kampus-kampus karena anak muda memiliki semangat yang besar dibanding rationya atau logikanya," jelas Mahyudin.

Usai sosialisasi, Mahyudin mengharapkan bidang kemahasiswaan di universitas agar aktif mengawasi dan memontor kegiatan mahasiswa seperti pengajian.

Baca juga :
Pimpinan MPR Dorong Aksi Cepat Hadapi Krisis Iklim

"Jangan sampai ada pengajian yang tidak sesuai dengan ajaran Islam," tuturnya.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), lanjut Mahyudin, mempunyai data tentang radikalisme.

"Saya dengar ada indikasi sekitar 30 persen mahasiswa terkontaminasi paham radikal. Saya kira serahkan saja pada universitas masing-masing untuk mengawasi kegiatan mahasiswa," katanya.

Sedangkan adanya Densus 88 yang masuk kampus di Universitas Riau, Mahyudin melihat sebagai pelaksanaan Protap.

"Wajar Densus bawa senjata ke kampus, karena terorisme mengancam jiwa. Kita tidak perlu dibesar-besarkan. Hal itu situasional dan polisi punya protap untuk menangani masalah terorisme ini," pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR Mahyudin

Terkini | Selasa, 28/07/2026 01:49 WIB

Terpopuler

Minggu, 26/07/2026 03:03 WIB
Humanika

Mengapa Hari Mangrove Sedunia Diperingati Setiap 26 Juli?

Jum'at, 24/07/2026 15:34 WIB
Info Bank BNI

BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Sabtu, 25/07/2026 10:21 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777