Ahmad Muzani usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada organisasi Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) di Kantor DPD Forkabi Jakarta Selatan, Cipete, Jakarta, Sabtu (2/6).
Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani mengatakan, untuk memahami pluralisme belajarlah dari masyarakat Betawi. Ia menilai masyarakat Betawi memiliki toleransi dan pluralisme yang luar biasa.
"Untuk belajar pluralisme tidak perlu jauh-jauh. Belajarlah pluralisme dari masyarakat (orang) Betawi," kata Muzani saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada organisasi Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) di Kantor DPD Forkabi Jakarta Selatan, Cipete, Jakarta, Sabtu (2/6)."Perbedaan dan kebhinnekaan Indonesia merupakan kekuatan," ujarnya.
Karena itu, lanjut Muzani, bangsa Indonesia jangan mudah dipecah-belah dan diadu-domba karena keragaman dan kebhinnekaan. "Kita tidak boleh dipecah-belah hanya karena keragaman dan kebhinnekaan. Sebab, memang ada usaha-usaha untuk memecah belah," tandasnya.Dalam konteks kebhinnekaan itulah, Muzani memberi contoh masyarakat (orang) Betawi. Menurut Muzani, masyarakat Betawi sangat terbuka dan menerima perbedaan suku, ras, dan bahasa. "Di Betawi (Jakarta) orang (pendatang) dari berbagai suku bisa hidup damai," ujarnya.
Senin, 27/07/2026 23:08 WIB
Minggu, 26/07/2026 10:05 WIB