https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ahmad Muzani: Belajarlah Pluralisme dari Orang Betawi

Supianto | Sabtu, 02/06/2018 21:10 WIB



Perbedaan suku, agama, dan ras, merupakan sebuah takdir yang tidak perlu dipermasalahkan. Ahmad Muzani usai menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada organisasi Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) di Kantor DPD Forkabi Jakarta Selatan, Cipete, Jakarta, Sabtu (2/6).

Jakarta - Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani mengatakan, untuk memahami pluralisme belajarlah dari masyarakat Betawi. Ia menilai masyarakat Betawi memiliki toleransi dan pluralisme yang luar biasa.

"Untuk belajar pluralisme tidak perlu jauh-jauh. Belajarlah pluralisme dari masyarakat (orang) Betawi," kata Muzani saat menyampaikan Sosialisasi Empat Pilar MPR kepada organisasi Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) di Kantor DPD Forkabi Jakarta Selatan, Cipete, Jakarta, Sabtu (2/6).

Dalam sosialisasi itu, Muzani menjelaskan tentang pilar Bhinneka Tunggal Ika. Perbedaan suku, agama, dan ras, merupakan sebuah takdir yang tidak perlu dipermasalahkan.

Baca juga :
MPR Gelar Ulang Final LCC Empat Pilar Kalbar Usai Polemik Penilaian

"Perbedaan dan kebhinnekaan Indonesia merupakan kekuatan," ujarnya.

Karena itu, lanjut Muzani, bangsa Indonesia jangan mudah dipecah-belah dan diadu-domba karena keragaman dan kebhinnekaan. "Kita tidak boleh dipecah-belah hanya karena keragaman dan kebhinnekaan. Sebab, memang ada usaha-usaha untuk memecah belah," tandasnya.

Baca juga :
Buka LKBB di Manado, Ketua MPR Tekankan Nasionalisme Generasi Muda
Dalam konteks kebhinnekaan itulah, Muzani memberi contoh masyarakat (orang) Betawi. Menurut Muzani, masyarakat Betawi sangat terbuka dan menerima perbedaan suku, ras, dan bahasa. "Di Betawi (Jakarta) orang (pendatang) dari berbagai suku bisa hidup damai," ujarnya.

Muzani juga menilai masyarakat (orang) Betawi tidak pernah iri dengan orang dari daerah lain (pendatang). "Inilah contoh pluralisme masyarakat (orang) Betawi yang luar biasa," katanya.

Baca juga :
Ahmad Muzani Tekankan Peran Pendidikan Menuju Indonesia Emas 2045
Politisi Partai Gerindra ini menambahkan pada tahun 1945, penduduk Jakarta saat itu sekitar 500.000 jiwa. Sekarang, penduduk Jakarta diperkirakan sekitar 8 juta jiwa. "Orang Betawi senang menerima suku lain," ucapnya.

Karena itu Muzani mengajak untuk belajar pluralisme dan toleransi dari masyarakat (orang) Betawi. "Tidak usah jauh-jauh belajar tentang pluralisme, belajarlah dari masyarakat (orang) Betawi," tuturnya.

Sosialisasi Empat Pilar MPR ini, lanjut Muzani, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila yang dilakukan Forkabi. "Sosialisasi ini untuk menanamkan kesadaran yang kuat tentang Pancasila pada anggota Forkabi agar sebagai warga negara memiliki bangsa ini," katanya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta MPR Ahmad Muzani pluralisme

Terkini | Selasa, 28/07/2026 02:59 WIB

Terpopuler

Minggu, 26/07/2026 03:03 WIB
Humanika

Mengapa Hari Mangrove Sedunia Diperingati Setiap 26 Juli?

Jum'at, 24/07/2026 15:34 WIB
Info Bank BNI

BNI Tegaskan Kedatangan Siswa Bukan atas Arahan Petugas

Sabtu, 25/07/2026 10:21 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Indonesia vs Kamboja

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777