https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

POS Indonesia Kirimkan 88,4 Ton Buku Gratis

Redaksi | Kamis, 18/01/2018 05:02 WIB



Pengiriman buku gratis yang dilakukan tanggal 17 setiap bulannya ini di canangkan oleh Presiden Joko Widodo. Deputy Bisnis E-Commerce Regional 4 Jakarta PT Pos Indonesia Febby Ardino Nengah disela-sela pengiriman buku gratis di Kantor Pos Ibukota Jakarta, Rabu (17/1/2017).

Jakarta - PT Pos Indonesia (Persero) selama tahun 2017 telah mengirimkan sebanyak 88,4 ton buku senilai lebih dari Rp5 miliar dalam program `Pengiriman Buku Gratis` untuk mendukung gerakan literasi di tanah air.

Pengiriman buku gratis yang dilakukan tanggal 17 setiap bulannya ini di canangkan oleh Presiden Joko Widodo pada 2 Mei 2017 lsaat menerima para penggiat Literasi di Istana Negara.

"Melalui program ini misi kami terpenuhi yakni menjadi asset yang berguna bagi bangsa dan negara," ujar Deputy Bisnis E-Commerce Regional 4 Jakarta PT Pos Indonesia Febby Ardino Nengah disela-sela pengiriman buku gratis di Kantor Pos Ibukota Jakarta, Rabu (17/1/2017).

Baca juga :
Rhenald Kasali Undur Diri dari Komisaris Utama PT Pos

Febby menjelaskan pengiriman buku dalam gerakan literasi ini dapat dilakuan di seluruh kantor pos tak hanya kantor pos besar tapi kantor pos kecil sekalipun bisa menerima kiriman dengan biaya nol rupiah alias gratis. Untuk pengiriman pada 17 Januari, Kantor Pos Jakarta Pusat mengirimkan sebanyak 774 paket untuk dibagikan ke 531 Taman Bacaan Masyarakat.

"Jumlah ini masih sangat sedikit. Pos Indonesia masih bisa melakuan lebih baik lagi. Kebaikan itu menular. Kiriman buku ini sangat bermanfaat sekali. Namun isinya yang luar biasa untuk Indonesia yang lebih baik," kata Febby.

Baca juga :
Fauzi Baadilla Diangkat jadi Komisaris PT Pos Indonesia

Pada kesempatan yang sama Dirjen PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI Haris Iskandar menyatakan minat baca masyarakat masih sangat rendah dibandingkan dengan negara Amerika. 

Mantan atase Indonesia di Washington itu mengaku Amerika surganya buku, dimana perusahaan di negara Paman Sam itu mewajibkan penerbit untuk mendonasikan sebanyak 20 persen buku terbitannya dalam program literasi dan hal itu juga berdampak pada sistem perpajakan perusahaan.

Baca juga :
Genjot Layanan Logistik, OIKN Gandeng PT Pos Indonesia

"Kalau bisa seluruh penerbit buku di Indonesia juga dapat mengirimkan sisa buku yang masih tersimpan digudang, ya sekaligus mengurangi beban perusahaan sekaligus mencerdaskan dan memajukan kehidupan masyarakat," ujar Haris.

Haris menyatakan perlu sinergi dengan berbagai pihak terutama swasta yang tergabung dalam Ikatan Penerbit Indonesia (IKAPI), Pos Indonesia untuk mewujudkan dan mesukseskan gerakan literasi.

"Kita semua harus bergerak. Sinergi ini sangat perlu. Semoga kerjasama ini akan terus berlanjut terus kedepannya," demikian Harris.

Pengiriman donasi buku ini merupakan inisiatif dan kolaborasi Forum Taman Bacaan Masyarakat (TBM), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Pusat Edukasi Antikorupsi Komisi Pemberantasan Korupsi, Pos Indonesia yang didukung Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, pihak swasta, serta donatur lainnya, pengelola TBM serta penggiat literasi dari berbagai daerah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pos Indonesia buku gratis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777