https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Abdul Rivai Ras Tegaskan Transformasi PTPN I untuk Daya Saing Global

Aliyudin Sofyan | Selasa, 21/07/2026 20:18 WIB



Transformasi harus diawali dengan pemahaman yang utuh terhadap kondisi perusahaan. Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras (tengah) dalam Forum Komunikasi Strategis Commanders Call, Senin (20/7/2026). Foto: dok. jurnas

JAKARTA, Jurnas.com – Direktur Utama PTPN I (Persero), Abdul Rivai Ras, menegaskan arah transformasi perusahaan melalui lima pilar utama, yakni peningkatan produktivitas, penguatan tata kelola, digitalisasi, optimalisasi aset, dan perluasan pasar.

Strategi tersebut menjadi fondasi percepatan PTPN I menuju korporasi agroindustri yang tangguh, modern, dan berdaya saing global.

Penegasan itu disampaikan dalam Forum Komunikasi Strategis Commander`s Call yang diikuti oleh Direksi, Regional Management, Pimpinan Unit Kerja, dan seluruh insan PTPN I secara luring maupun daring dari Jakarta, Senin (20/7/2026).

Baca juga :
Pelibatan Aparat dalam Pengawasan Pajak Jangan Sampai Timbulkan Rasa Takut

Forum tersebut menjadi media penyelarasan visi, penguatan komunikasi, dan konsolidasi organisasi agar seluruh elemen perusahaan bergerak dalam satu arah transformasi.

"Saya ingin memastikan seluruh insan PTPN I memahami tujuan yang sama dan bergerak bersama membangun perusahaan agroindustri yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global," ujar Rivai melalui keterangannya, Selasa (21/7/2026).

Baca juga :
KKP Bentuk OII Perkuat SDM Sektor Kelautan dan Perikanan

Menurutnya, transformasi harus diawali dengan pemahaman yang utuh terhadap kondisi perusahaan. Sebagai pengelola portofolio komoditas strategis, mulai dari karet, teh, kopi, tembakau, kelapa, pala, hingga tebu dan gula, PTPN I saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, mulai dari dinamika pasar, peningkatan produktivitas, implementasi ESG, pengelolaan aset, hingga penyelesaian konflik agraria.

Untuk menjawab tantangan tersebut, perusahaan menetapkan empat fokus transformasi, yaitu optimalisasi operasional dan produktivitas, penguatan kepatuhan dan keberlanjutan (ESG), mitigasi risiko dan resolusi konflik, serta penguatan ketahanan dan ekspansi pasar.

Baca juga :
KPK Ungkap Bupati Lombok Barat Terima Rp10,8 Miliar dari Pengaturan Proyek

Implementasinya didukung percepatan digitalisasi, validasi aset berbasis sistem geospasial, penguatan kinerja keuangan, pengembangan sumber daya manusia, serta pembentukan Mobile Task Force berbasis teknologi informasi guna memperkuat pengamanan aset perusahaan.

"Transformasi harus menjadi budaya kerja. Setiap keputusan, langkah, dan inovasi harus bermuara pada peningkatan produktivitas, penguatan tata kelola, serta penciptaan nilai bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan," tegas Rivai.

Ia menambahkan, keberhasilan transformasi hanya dapat dicapai melalui kolaborasi seluruh insan perusahaan.

"Keberhasilan transformasi PTPN I ditentukan oleh kebersamaan seluruh Direksi, Regional Management, pimpinan unit kerja, hingga setiap insan perusahaan. Dengan kolaborasi, profesionalisme, dan integritas, saya yakin PTPN I mampu menjadi perusahaan agroindustri yang semakin kuat, modern, dan berdaya saing global," tutup Rivai.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Transformasi PTPN Abdul Rivai Ras Daya saing

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777