https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Mitos dan Fakta di Bulan Safar yang Masih Banyak Dipercaya

Vaza Diva | Selasa, 21/07/2026 04:04 WIB



Berikut beberapa mitos yang masih berkembang beserta penjelasan menurut ajaran Islam. Ilustrasi bulan Safar (Foto: Kabiantour)

Jakarta, Jurnas.com - Bulan Safar merupakan bulan kedua dalam kalender Hijriah. Meski telah lama menjadi bagian dari penanggalan Islam.

Hingga kini masih banyak masyarakat yang mengaitkan Bulan Safar dengan berbagai mitos, mulai dari anggapan sebagai bulan sial hingga larangan menggelar pernikahan atau memulai usaha.

Dalam ajaran Islam, keyakinan semacam itu tidak memiliki dasar yang kuat.

Baca juga :
Berbagai Amalan Bulan Safar yang Dianjurkan dalam Islam

Rasulullah SAW justru menghapus berbagai kepercayaan yang berkembang pada masa jahiliah, termasuk anggapan bahwa Bulan Safar membawa kesialan.

Rasulullah SAW bersabda:

Baca juga :
Bacaan Doa Khusus Bulan Safar Lengkap dengan Artinya

لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ

Artinya: "Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya (tanpa izin Allah), tidak ada anggapan sial karena pertanda burung, tidak ada keyakinan tentang burung hantu pembawa sial, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar." (HR. Bukhari dan Muslim).

Baca juga :
Siapa Malaikat yang Datang saat di Alam Kubur?

Hadis tersebut menjadi landasan bahwa Bulan Safar sama seperti bulan-bulan lainnya. Tidak ada hari atau bulan yang membawa kesialan dengan sendirinya karena segala sesuatu terjadi atas kehendak Allah SWT.

Berikut beberapa mitos yang masih berkembang beserta penjelasan menurut ajaran Islam.

1. Mitos: Bulan Safar adalah Bulan Sial

Ini merupakan mitos yang paling banyak dipercaya. Sebagian orang meyakini musibah lebih sering terjadi pada Bulan Safar sehingga memilih mengurangi aktivitas penting.

Faktanya, Islam menolak keyakinan tersebut. Semua waktu adalah ciptaan Allah SWT dan tidak ada satu bulan pun yang memiliki kekuatan mendatangkan kesialan.

Allah SWT berfirman dalam Surah At-Taubah ayat 36:

"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah adalah dua belas bulan..."

Ayat ini menunjukkan bahwa seluruh bulan memiliki kedudukan yang sama sebagai bagian dari ketetapan Allah, sementara keberuntungan maupun musibah terjadi sesuai takdir-Nya.

2. Mitos: Tidak Boleh Menikah pada Bulan Safar

Di sejumlah daerah masih berkembang kepercayaan bahwa menikah pada Bulan Safar akan membawa rumah tangga tidak harmonis atau dipenuhi cobaan.

Faktanya, tidak ada satu pun ayat Al-Qur`an maupun hadis sahih yang melarang pernikahan pada Bulan Safar. Selama rukun dan syarat nikah terpenuhi, pernikahan tetap sah dan diperbolehkan kapan saja.

Bahkan para ulama menjelaskan bahwa menganggap suatu waktu membawa sial tanpa dalil termasuk bentuk tathayyur (anggapan sial) yang dilarang dalam Islam.

3. Mitos: Memulai Usaha di Bulan Safar Akan Gagal

Sebagian orang sengaja menunda membuka usaha, membeli rumah, atau memulai pekerjaan baru karena khawatir mengalami kerugian.

Faktanya, keberhasilan usaha bergantung pada ikhtiar, doa, dan ketentuan Allah SWT, bukan karena nama suatu bulan.

Allah SWT berfirman dalam Surah At-Talaq ayat 3:

"Barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya."

Karena itu, seorang muslim dianjurkan bertawakal kepada Allah setelah berusaha, bukan mempercayai mitos.

4. Mitos: Harus Menggelar Ritual Tolak Bala

Sebagian masyarakat masih mengadakan ritual tertentu pada hari-hari terakhir Bulan Safar dengan keyakinan dapat menghindarkan diri dari musibah.

Faktanya, Islam tidak mengenal ritual khusus penolak bala yang dikhususkan untuk Bulan Safar. Tidak terdapat hadis sahih yang memerintahkan salat, doa, atau amalan tertentu dengan tujuan tersebut.

Yang dianjurkan adalah memperbanyak doa, dzikir, sedekah, membaca Al-Qur`an, serta memperkuat tawakal kepada Allah SWT sebagaimana dilakukan sepanjang tahun.

5. Mitos: Ada Doa Khusus yang Wajib Dibaca pada Bulan Safar

Di media sosial sering beredar doa-doa yang diklaim memiliki keutamaan khusus apabila dibaca selama Bulan Safar.

Faktanya, para ulama menjelaskan bahwa tidak terdapat doa khusus yang sahih untuk Bulan Safar. Umat Islam dipersilakan memperbanyak doa apa pun yang berasal dari Al-Qur`an dan sunah ataupun doa dengan bahasa yang baik, tanpa meyakini adanya keutamaan khusus yang tidak memiliki dasar syariat.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Bulan Safar Bulan Sial Mitos dan Fakta Ajaran Islam

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777