https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Banyak Anak Buta Aksara, Dewan Pendidikan California Dituntut

Redaksi | Rabu, 06/12/2017 13:11 WIB



Banyak anak-anak di California yang mengalami buta aksara (tidak bisa membaca, Red). Hal ini lantaran kegagalan pemerintah membuat sistem pendidikan. Ilustrasi anak-anak

Jakarta – Salah seorang pengajar di California, Mark Rossebaum  mengajukan kepada  Dewan Pendidikan Negara Bagian California, Inspketur Jenderal, Tom Torlakson lantaran dinilai gagal dalam membangun sistem pendidikan di negara tersebut, Selasa (5/12) waktu setempat.

Dalam tuntutan tersebut, menyebutkan fakta bahwa banyak anak-anak di California yang mengalami buta aksara (tidak bisa membaca, Red). Hal ini lantaran kegagalan pemerintah membuat sistem pendidikan.

Kantor hukum yang mewakili penggugat, penasihat publik Morrison dan Forster mengatakan Tom Torlakson telah melanggar konstitusi negara bagian karena kegagalan kolektif mereka untuk menyediakan sarana pendidikan untuk anak-anak, sehingga banyak yang tidak bisa membaca.

Baca juga :
Trump Klaim Perdamaian dengan Iran Semakin Dekat

"Pendidikan publik dimaksudkan sebagai `equalizer` yang hebat dalam demokrasi kita, memungkinkan semua anak kesempatan untuk mengejar impian dan keadaan mereka yang lebih baik. Tetapi di California terjadi  ketidaksetaraan besar,” ujar Foster dilansir UPI.

Senada dengan pengacaranya, Rosenbaum mengatakan, saat ini tak ada alasan bagi setiap anak untuk tidak bisa membaca. Namu, kesalahan sistem terjadi, sehingga hal tak menjadi kenyataan.

Baca juga :
Penembakkan Islamic Center San Diego, Lima Orang Tewas

"Pada 2017, tidak ada alasan bagi setiap anak untuk tidak belajar membaca, dan membaca untuk belajar," kata Rosenbaum.

Di La Salle Elementary di Los Angeles, hanya delapan anak dari 179 siswa yang diuji yang diketahui mahir dengan standar negara pada tahun 2016-2017.

Baca juga :
Fasilitasi Doa Bersama untuk Republik, Gedung Putih Tuai Kritik

Rossenbaum  mengatakan kepada Los Angeles Times bahwa dia terkadang menggunakan alat baca taman kanak-kanak untuk anak-anak kelas lima. Menurutnya, pemerintah  tidak memiliki program jangka panjang yang diterapkan untuk mengatasi masalah tersebut.

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

California Buta Aksara Amerika

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777