https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Waspada Penyakit Sifilis Mata, Begini Gejalanya

Sundari | Minggu, 17/06/2018 01:44 WIB



Jangan kira sifilis hanya menyerang alat kelamin pria (penis, Red). Kini, ilmuwan menemukan wabah baru, yakni sifilis mata Ilustrasi mata (foto: Google)

Jakarta – Jangan kira sifilis hanya menyerang alat kelamin pria (penis, Red). Kini, ilmuwan menemukan wabah baru, yakni sifilis mata, yang dapat menyebabkan penderitanya mengalami kebutaan.

Dari hasil riset sementara dari Centers for Disease Control (CDC), awalnya hanya ada 12 kasus antara Desember 2014 hingga Maret 2015. Namun, kemudian sebanyak 200 pengaduan masuk, terkait pemyakit menular seksual ini.

Sebagian besar penderita adalah laki-laki pengidap homoseksual yang terinfeksi HIV. Dalam jumlah kecil, ada pula penderita dari kalangan laki-laki dan perempuan heteroseksual dan tidak terinfeksi HIV.

Baca juga :
Begini Pola Hidup Sehat yang Diajarkan Rasulullah

Lantaran wabah ini bisa mengakibatkan kebutaan, CDC mengimbau dokter mengenali beberapa gejala yang muncul pada penderita sifilis mata. Antara lain, penglihatan kabur dan kehilangan penglihatan, sakit tenggorokan, kulit ruam, kemerahan, dan sakit kepala.

Ilmuwan UCLA Stein Eye Institute, Gary N. Holland dalam jurnal medis Academy of Ophthalmology menulis bahwa mata dapat terinfeksi sifilis pada tahap penyakit apapun.

Baca juga :
Sering Dianggap Remeh, Ini Bahaya Konsumsi Makanan Gosong bagi Tubuh

“Karena uveitis posterior dan panuveitis juga bisa disebabkan oleh penyakit lain. Pemeriksaan oftalmik saja tidak dapat mengonfirmasi apakah pasien memiliki sifilis,” kata Gary dikutip dari Daily Star.

“Itulah mengapa sangat penting dokter mata melakukan tes skrining sifilis yang sesuai, dan berkolaborasi dengan spesialis penyakit menular dalam mendiagnosa hasil tes,” tambahnya.

Baca juga :
Komisi III Minta Hukum Tidak Dijadikan Alat Penindas Rakyat Kecil

Sifilis mata atau sifilis okular terjadi tidak seperti gejala sifilis pada umumnya. Karena itu, penderita sebaiknya berkonsultasi ke dokter, bila menemui gejala-gejala tersebut.

Sifilis adalah penyakit menular seksual yang menyebar melalui kontak langsung dengan vagina, anus, penis, rektum, atau mulut. Untuk melindungi diri dari sifilis, Anda harus selalu menggunakan kondom.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Seks Kesehatan Rumah Tangga Sifilis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777