https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Tragedi Kelam Sepak Bola, Wasit Dipenggal Penonton Fanatik

Mutiul Alim | Senin, 02/06/2025 15:52 WIB



Seorang wasit muda menjadi korban kemarahan brutal penonton hingga nyawanya direnggut dengan cara paling sadis yang pernah tercatat dalam sejarah sepak bola modern, yakni dipenggal di tengah lapangan. Wasit muda korban pembunuhan fans di Brasil, Otavio Jordao da Silva (Foto: Inside World Football)

Jakarta, Jurnas.com - Dalam sejarah panjang sepak bola dunia, kekerasan di dalam dan luar lapangan bukanlah hal asing. Namun, apa yang terjadi pada sebuah laga amatir di Brasil pada tahun 2013 melampaui batas kekejaman yang bisa dibayangkan dalam dunia olahraga.

Seorang wasit muda menjadi korban kemarahan brutal penonton hingga nyawanya direnggut dengan cara paling sadis yang pernah tercatat dalam sejarah sepak bola modern, yakni dipenggal di tengah lapangan.

Kejadian mengerikan ini berlangsung pada 30 Juni 2013, di kota kecil Pio XII, negara bagian Maranhão, Brasil. Saat itu, sebuah pertandingan lokal digelar secara informal, dan Otávio Jordão da Silva, wasit berusia 20 tahun, dipercaya memimpin jalannya laga.

Baca juga :
Kocak, Pemain Ini Dikartu Merah gegara Pipis di Botol

Di tengah pertandingan, da Silva mengeluarkan kartu merah kepada seorang pemain bernama Josemir dos Santos Abreu karena pelanggaran keras. Bukannya menerima keputusan, Abreu justru menyerang sang wasit secara fisik.

Situasi yang awalnya hanya memanas itu kemudian berubah menjadi tragedi berdarah. Dalam kondisi terdesak, da Silva secara mengejutkan mengeluarkan pisau yang disembunyikan di pakaiannya dan menusuk Abreu. Pemain berusia 31 tahun itu tewas saat dilarikan ke rumah sakit, memicu amarah massa yang menyaksikan langsung insiden berdarah tersebut.

Baca juga :
7 Fakta Unik Chelsea, Raja London yang Nyaris Bangkrut

Amukan pun pecah. Penonton, termasuk keluarga korban, menyerbu lapangan dan langsung menyerang da Silva. Sang wasit dianiaya secara brutal, mulai dipukul dengan batu, ditendang, hingga dihajar botol kaca.

Namun tak berhenti di situ. Massa yang tersulut emosi kemudian memutilasi tubuh da Silva, memenggal kepalanya, dan menancapkannya di tengah lapangan. Sebagian pelaku bahkan mengabadikan tindakan keji itu melalui ponsel mereka.

Baca juga :
Kuda Hitam, Sejak Kapan Istilah Ini Digunakan Sepak Bola?

Otoritas lokal dengan cepat menahan sejumlah tersangka, termasuk Luiz Moraes de Souza, yang disebut sebagai orang pertama yang menyerang da Silva. Kepolisian menyatakan bahwa tindakan main hakim sendiri ini sama sekali tidak dapat dibenarkan, dan proses hukum dilakukan terhadap mereka yang terlibat.

Pemerintah negara bagian Maranhão juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ini dan berjanji meningkatkan pengamanan di pertandingan-pertandingan sepak bola lokal.

Tragedi ini tak hanya mengguncang Brasil, tapi juga menarik perhatian dunia. Sejumlah media internasional menyebut insiden ini sebagai salah satu kekerasan paling mengerikan yang pernah terjadi dalam konteks pertandingan olahraga. Dunia sepak bola, yang seharusnya menjadi ruang sportivitas dan solidaritas, justru menjadi lokasi dari tindakan biadab yang menyeret nyawa.

Kematian Otávio Jordão da Silva membuka mata banyak pihak tentang lemahnya sistem pengamanan dalam pertandingan amatir, khususnya di kawasan-kawasan terpencil. Tidak adanya petugas resmi, prosedur keamanan, atau sistem mitigasi emosi di lapangan menjadi celah besar yang menanti tragedi berikutnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kekerasan Wasit Fakta Unik Sepak Bola Otavio Jordao da Silva

Terkini | Rabu, 17/06/2026 21:31 WIB

Olahraga

Chelsea Temukan Pemain Alternatif jika Gagal Boyong Morgan Rogers

Olahraga

Forest Tunda Perburuan Bek AS Roma Jan Ziolkowski

Ekonomi

BPDP Ajak UKMK Magelang Optimalkan Peluang Bisnis Turunan Sawit

Olahraga

Mourinho Minta Manajemen Madrid Datangkan Goncalo Inacio

Humanika

Dari Nabi Musa hingga Tragedi Karbala, Ini 6 Peristiwa di Bulan Muharram

News

KPK Berpeluang Panggil Ulang Petinggi Anak Usaha Adaro

News

BAM DPR Tindak Lanjuti Aspirasi APDESI Kemuning soal Konflik Agraria

News

PKB Instruksikan Dialog dengan Mahasiswa soal Program Prioritas Pemerintah

News

Kapal Tanker Iran Dilaporkan Telah Keluar dari Zona Blokade AS

News

Said Abdullah Pastikan PDIP Tak Terlibat Aksi Demo Mahasiswa

News

China Tawarkan Bantuan ke Iran dan Lebanon Atas "Bencana Kemanusiaan"

Ekonomi

Harga Batu Bara Periode II Juni Naik Jadi 123,91 Dolar AS per Ton

News

Rieke Kritik Anggara Komnas HAM: Dana Urus Kasus HAM Hanya 6 Persen

News

Komisi XIII: Jangan Sampai Kementerian HAM Lebih Sibuk Membangun Birokrasi

News

Komisi X Dorong Penguatan Anggaran BPS, Dukung Program Statistik Nasional

News

Komisi IV: Tata Kelola Hutan Perlu Dilakukan Secara Bertanggung Jawab

News

KPK Akui Sudah Koordinasi dengan BPKP Terkait Penyelidikan Korupsi MBG

Info Desa

PPDI Dukung Program MBG dan Kopdes Merah Putih Berlanjut, Mendes Apresiasi

Terpopuler

Minggu, 14/06/2026 02:02 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Belanda vs Jepang

Senin, 15/06/2026 01:01 WIB
Olahraga

Pelatih Turki Kecewa Timnya Kalah Lawan Australia

Minggu, 14/06/2026 12:10 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Jerman vs Timnas Curacao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777