https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Adik Kim Jong Un Tuntut Korsel Minta Maaf soal Tuduhan Ranjau

Mutiul Alim | Kamis, 08/10/2026 14:50 WIB



Pernyataan tersebut disampaikan setelah Pyongyang membantah bertanggung jawab atas insiden ledakan ranjau di Zona Demiliterisasi yang melukai tentara Korsel Kim Yo Jong, adik perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menghadiri upacara peletakan karangan bunga di Mausoleum Ho Chi Minh di Hanoi, Vietnam, 2 Maret 2019. REUTERS

Pyongyang, Jurnas.com - Adik perempuan berpengaruh dari pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Kim Yo Jong, menuntut Korea Selatan (Korsel) menunjukkan rasa hormat yang sebesar-besarnya, jika ingin memulihkan hubungan bilateral kedua negara.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Pyongyang membantah bertanggung jawab atas insiden ledakan ranjau di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang melukai tentara Korea Selatan.

Korut membantah berada di balik ledakan ranjau yang melukai tiga orang prajurit pada bulan lalu di dalam kawasan DMZ. Kawasan penyangga yang dipenuhi ranjau tersebut telah memisahkan kedua negara sejak gencatan senjata pada 1953.

Baca juga :
Diawasi Kim Jong Un, Korut Uji Coba Rudal Berteknologi AI

"Jika mereka (Korea Selatan) benar-benar ingin memulihkan hubungan antara DPRK dan Korea Selatan, mereka harus memperhatikan perasaan pihak lain dalam setiap perkataan dan perbuatan, serta terlebih dahulu menunjukkan rasa hormat, pertimbangan, dan ketulusan yang sebesar-besarnya," kata Kim Yo Jong, dikutip dari CNA pada Kamis (8/10).

Sebelumnya, Kim Yo Jong juga sempat melontarkan kecaman keras dengan menyebut pemerintah Seoul hina, setelah munculnya tuntutan permintaan maaf atas insiden ledakan di perbatasan tersebut.

Baca juga :
Korsel-Korut Saling Tuding Insiden Ledakan Ranjau di Zona Demiliterisasi

Diketahui, militer Korsel sempat mendesak permintaan maaf resmi serta menuduh Pyongyang melakukan pelanggaran nyata terhadap Perjanjian Gencatan Senjata. Kendati demikian, kepemimpinan sipil di Seoul tetap menyerukan agar pihak Korut bersedia kembali ke jalur dialog.

Di sisi lain, Seoul bersama Komando PBB yang dipimpin Amerika Serikat menyatakan bahwa ledakan tersebut bersumber dari ranjau darat Korea Utara yang sengaja ditanam di sisi perbatasan wilayah Korea Selatan. Hasil penyelidikan otoritas Korea Selatan turut menyimpulkan bahwa militer Pyongyang terbukti memasang ranjau di area DMZ tersebut.

Baca juga :
Korut Bantah Terlibat Ledakan Ranjau di Perbatasan Demiliterisasi
Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kim Yo Jong Ledakan Ranjau DMZ Korea Utara Insiden Zona Demiliterisasi

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777