https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

FBI Tangkap Agen Mata-Mata China ke Presiden Taiwan

Mutiul Alim | Selasa, 06/10/2026 14:46 WIB



Agen Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menangkap seorang agen real estat asal California, Wanying Zhang, saat bersiap terbang ke China FBI menangkap Wanying Zhang di California, AS (Foto: AP)

Los Angeles, Jurnas.com - Agen Biro Investigasi Federal Amerika Serikat (FBI) menangkap seorang agen real estat asal California, Wanying Zhang, saat bersiap terbang ke China di Bandara Internasional Los Angeles.

Wanita berusia 34 tahun tersebut dituduh bekerja secara rahasia untuk pemerintah Beijing untuk memata-matai keluarga Presiden Taiwan, Lai Ching-te, di Amerika Serikat.

Berdasarkan dokumen dakwaan pidana federal, Zhang yang juga dikenal dengan nama Heather, diduga mengawasi kediaman putra sulung Presiden Taiwan, Ting-Yu Lai, yang bekerja sebagai insinyur di kawasan Seattle.

Baca juga :
AS Peringatkan Perusahaan atas UU Antispionase China yang Baru

Pada September 2025, Zhang bersama seorang rekannya terbang ke Seattle untuk merekam foto, video, serta mencatat pelat nomor kendaraan milik keluarga Presiden Taiwan tersebut.

Informasi intelijen tersebut kemudian dikirimkan kepada pejabat pemerintah China, dikutip dari Associated Press pada Selasa (6/10). Otoritas AS menilai data lokasi dan kendaraan kerabat dekat pejabat tinggi Taiwan berpotensi dimanfaatkan Beijing untuk memperoleh posisi tawar, terhadap Presiden Taiwan dalam situasi konflik.

Baca juga :
Presiden Taiwan Kutuk Latihan Militer China

Penyelidikan FBI mengungkapkan bahwa Zhang merupakan lulusan University of International Relations di Beijing pada 2014, sebuah kampus yang dikenal memiliki hubungan erat dengan aparatur intelijen China. Pasca-kelulusan, Zhang terus membina hubungan dengan rekan seangkatan yang menjadi pejabat pemerintah Beijing.

Pemerintah Taiwan melalui Kantor Kepresidenan mengecam keras aksi mata-mata tersebut, dan menyebutnya sebagai kasus nyata dari penindasan lintas negara.

Baca juga :
China Simulasikan Serangan terhadap Target di Taiwan

"Taiwan mengecam keras tindakan biadab yang mengabaikan hak asasi manusia dan kedaulatan nasional ini. Perilaku yang bertujuan menindas, mengancam, atau merugikan individu yang memperjuangkan kebebasan dan demokrasi beserta keluarganya tidak boleh ditoleransi di dunia beradab," kata juru bicara Kantor Kepresidenan Taiwan, Karen Kuo.

Zhang, yang merupakan warga negara AS hasil naturalisasi, didakwa bekerja sebagai agen asing tidak terdaftar untuk China. Dia telah menjalani sidang awal di Pengadilan Federal Los Angeles untuk mengonfirmasi hak-hak hukumnya.

Penangkapan Zhang menjadi bagian dari rangkaian tindakan Departemen Kehakiman AS untuk memberantas agen rahasia Beijing yang beroperasi di wilayah Amerika Serikat. Kasus ini semakin memperpanjang ketegangan diplomatik antara Washington, Beijing, dan Taipei di tengah meningkatnya eskalasi di Selat Taiwan.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

FBI Tangkap Agen China Wanying Zhang Spionase China Konflik Taiwan

Terkini | Selasa, 06/10/2026 15:46 WIB

Terpopuler

Sabtu, 03/10/2026 14:10 WIB
News

MK Cari Sutanto, Pejabat yang Teken Suket Gibran

Sabtu, 03/10/2026 00:16 WIB
Humanika

3 Oktober 2026, Cek Daftar Peringatan Hari Ini

Senin, 05/10/2026 18:15 WIB
News

Danantara Pangkas BUMN, Buka Ruang untuk Swasta

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777