Rudal jarak menengah milik Korea Utara (Foto: Reuters)
Pyongyang, Jurnas.com - Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengawasi langsung peluncuran rudal jarak menengah, yang dilaporkan menggunakan teknologi kecerdasan artifisial (AI), untuk menyesuaikan jalur lintasannya.
Uji coba rudal tersebut diluncurkan dari kawasan sekitar kota pesisir timur Wonsan pada Sabtu (3/10) pagi, dan terbang sejauh lebih dari 700 kilometer menuju Laut Timur. Pelatihan ini digelar guna melatih para prajurit yang mengoperasikan sistem senjata strategis hipersonik.
Penggunaan teknologi AI pada rudal tersebut diungkapkan oleh adik perempuan Kim. Dia mengungkapkan bahwa teknologi AI membuat rudal tersebut mampu mengubah orbit penerbangannya di ketinggian rendah. Selain itu, kondisi tersebut membuat target tidak memiliki cara untuk menghindar dari serangan.
"Melalui latihan peluncuran hari ini, para prajurit rudal strategis telah secara penuh menunjukkan kualifikasi profesional dan sikap serangan balasan mereka," ujar Kim dikutip dari AFP pada Minggu (4/10).
"Kita harus melanjutkan upaya bertanggung jawab kita tanpa henti, untuk secara terus-menerus dan berulang kali membuat musuh mengakui keandalan dan fatalitas dari sarana ofensif strategis kita," Kim menambahkan.
Foto-foto yang dirilis oleh kantor berita resmi KCNA memperlihatkan rudal membubung ke angkasa dalam semburan api oranye. Foto lainnya menampilkan Kim tersenyum didampingi putrinya, Ju Ae, serta istrinya, Ri Sol Ju, yang tampak bertepuk tangan merayakan keberhasilan uji coba tersebut.
Badan intelijen Korea Selatan menilai Ju Ae yang pertama kali diperkenalkan kepada publik pada 2022, sebagai penerus paling potensial bagi ayahnya, seiring dengan perannya yang kian menonjol dalam berbagai acara besar negara dan militer.
Peluncuran rudal ini terjadi hanya beberapa hari setelah militer Korea Selatan menuntut permohonan maaf dari Pyongyang atas ledakan di Zona Demiliterisasi (DMZ) yang melukai tiga prajurit Korea Selatan. Korut menolak bertanggung jawab atas insiden ledakan tersebut, dan sebaliknya melemparkan kecaman terhadap Korsel.
Sabtu, 26/09/2026 17:05 WIB
Minggu, 04/10/2026 02:02 WIB