https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Ingin Menjadi Orang yang Kuat? Ini Pesan dari Rasulullah

Vaza Diva | Minggu, 04/10/2026 10:10 WIB



Kekuatan seseorang tidak selalu diukur dari kemampuan fisik, harta, jabatan atau pengaruh yang dimilikinya. Ilustrasi - dalam Islam, kekuatan juga berkaitan dengan keteguhan hati dan kemampuan seorang Muslim untuk bersandar kepada Allah SWT (Foto: AI)

Jakarta, Jurnas.com - Kekuatan seseorang tidak selalu diukur dari kemampuan fisik, harta, jabatan atau pengaruh yang dimilikinya.

Dalam Islam, kekuatan juga berkaitan dengan keteguhan hati dan kemampuan seorang Muslim untuk bersandar kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW menyampaikan pesan tentang hal tersebut:

Baca juga :
Mengenal Lima Ilmuwan Muslim Persia Paling Berpengaruh

مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَكُونَ أَقْوَى النَّاسِ فَلْيَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ

Artinya: “Barangsiapa ingin menjadi manusia yang paling kuat, maka hendaklah ia bertawakal kepada Allah.” (Bihar al-Anwar, Jilid 68, hlm. 151)

Baca juga :
Bacaan Surah Al-Alaq, Wahyu Pertama Nabi Muhammad

Pesan tersebut menggambarkan tawakal sebagai sikap menyerahkan hasil kepada Allah SWT setelah seseorang melakukan ikhtiar.

Tawakal bukan berarti berhenti berusaha, melainkan tetap berusaha sambil menyadari bahwa hasil akhir berada dalam kehendak Allah.

Baca juga :
Bacaan Doa Setelah Sholat Dhuha Lengkap dengan Artinya

Seseorang yang bertawakal tidak mudah kehilangan harapan ketika menghadapi kesulitan.

Ia berusaha menjalani persoalan dengan sabar dan tetap percaya bahwa Allah SWT mengetahui apa yang terbaik bagi hamba-Nya.

Tawakal juga dapat membuat seorang Muslim lebih tenang ketika menghadapi berbagai persoalan. Ketika usaha telah dilakukan secara maksimal, hasil yang belum sesuai harapan tidak membuatnya berhenti berusaha.

Sikap tersebut dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi kegagalan, kehilangan, kesulitan ekonomi maupun berbagai ujian kehidupan lainnya.

Namun, tawakal tetap perlu disertai ikhtiar. Seorang Muslim tidak dianjurkan hanya menunggu tanpa melakukan usaha. Setelah berusaha dan berdoa, hasilnya diserahkan kepada Allah SWT.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa kekuatan sejati tidak hanya berasal dari kemampuan manusia, tetapi juga dari keteguhan hati untuk bertawakal kepada Allah SWT.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info Keislaman Bertawakal Kepada Allah Orang Kuat Rasulullah SAW

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777