https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS Izinkan Maskapai Irak Angkut Peziarah Iran ke Najaf

Mutiul Alim | Selasa, 29/09/2026 20:55 WIB



Langkah pengecualian bersyarat ini diberikan di tengah ketatnya sanksi penerbangan yang diterapkan Washington terhadap industri penerbangan Iran. Bandara Internasional Najaf di Irak (Foto: AP)

Baghdad, Jurnas.com - Amerika Serikat mengklaim telah memberikan kelonggaran sanksi bagi maskapai penerbangan asal Irak untuk kembali melayani penerbangan bagi peziarah asal Iran menuju Kota Suci Najaf.

Langkah pengecualian bersyarat ini diberikan di tengah ketatnya sanksi penerbangan yang diterapkan Washington terhadap industri penerbangan Iran.

Kebijakan tersebut memungkinkan maskapai lokal Irak mengoperasikan kembali rute penerbangan lintas batas yang sempat terhenti akibat pembatasan ekonomi.

Baca juga :
Iran Tunggu Jawaban AS soal Pembukaan Selat Hormuz

Seorang pejabat pemerintah Irak mengonfirmasi adanya dispensasi resmi bagi penerbangan komersial ke negara tetangga tersebut, sebagaimana dikutip dari AFP pada Selasa (29/9).

"Maskapai penerbangan Irak telah mendapatkan pengecualian bersyarat untuk mengoperasikan penerbangan antara Najaf dan Iran," ujar pejabat tersebut.

Baca juga :
Lalu Lintas Tanker LNG Qatar di Selat Hormuz Mulai Pulih

Pihak otoritas bandara di Irak juga telah menerima pemberitahuan resmi terkait pembukaan kembali akses penerbangan tersebut, meski penetapan jadwal operasional masih dalam proses penyusunan.

"Pihak bandara telah diberitahu kemarin bahwa maskapai penerbangan Irak dapat terbang ke Iran, namun belum ada jadwal yang ditetapkan," ungkap sumber dari pihak bandara.

Baca juga :
Iran Ajukan Rencana Normalisasi Selat Hormuz dalam Tujuh Hari

Irak sebelumnya gencar membuka ruang negosiasi dengan AS guna memperoleh keringanan sejak pengetatan sanksi penerbangan melumpuhkan armada udara Iran.

Selain melayani peziarah Muslim Syiah yang hendak berkunjung ke situs-situs suci di Najaf maupun Iran, rute penerbangan ini memegang peranan krusial bagi mobilitas pelajar dan pasien asal Irak yang membutuhkan layanan medis di Iran.

Penerapan sanksi terhadap maskapai penerbangan Iran sempat dipatuhi oleh sejumlah negara kawasan, termasuk Irak dan Uni Emirat Arab. Langkah pengetatan armada udara tersebut sejalan dengan penegasan Menteri Keuangan AS Scott Bessent untuk mengisolasi jaringan penerbangan serta sektor perbankan Iran secara global.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Peziarah Iran Najaf Ziarah Arbain Perang AS vs Iran

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777