https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

AS Ingin Buka Dua Pangkalan Militer Baru di Greenland

Mutiul Alim | Selasa, 22/09/2026 12:35 WIB



Amerika Serikat (AS) berencana membuka kembali bekas pangkalan militer era Perang Dingin di wilayah selatan Greenland, serta menempatkan kehadiran militer Arsip foto - Para pengunjuk rasa di depan konsulat AS, Greenland.

Kopenhagen, Jurnas.com - Amerika Serikat (AS) berencana membuka kembali bekas pangkalan militer era Perang Dingin di wilayah selatan Greenland, serta menempatkan kehadiran militer di pesisir timur yang kini digunakan oleh tim patroli anjing pemandu Denmark.

Langkah tersebut berdasarkan perjanjian baru yang dijadwalkan bakal ditandatangani oleh AS, Denmark, dan Greenland pada Selasa (22/9), sebagaimana dikutip dari Channel News Asia.

Dua lokasi yang menjadi target pengembangan adalah Narsarsuaq, bekas pangkalan militer Bluie West One milik AS yang ditutup pada dekade 1950-an, serta Mestersvig, pos militer yang saat ini digunakan oleh Sirius Dog Sled Patrol, unit pasukan khusus Denmark.

Baca juga :
Rubio Sebut AS Tidak Berencana untuk Lanjutkan Serangan Militer ke Iran

Penandatanganan perjanjian trilateral tersebut dijadwalkan berlangsung di sela-sela Sidang Majelis Umum PBB di New York. Pemerintah Denmark menyatakan bahwa kesepakatan ini menempatkan keamanan wilayah Arktik di bawah naungan pertahanan kolektif Organisasi Traktat Atlantik Utara (NATO), alih-alih menyerahkannya semata kepada AS dan Denmark.

Langkah diplomatik ini mengemuka setelah tekanan selama berbulan-bulan dari Presiden AS Donald Trump yang secara terbuka menyatakan keinginan AS untuk menguasai Greenland, yang sempat memicu krisis diplomatik di internal NATO pada Januari lalu.

Baca juga :
Menlu Rusia dan AS Bakal Bertemu di Manila, Bahas Isu Ini

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menggarisbawahi pentingnya peningkatan investasi di wilayah Arktik saat bertemu dengan para menteri luar negeri dari tujuh negara kawasan Arktik di New York.

"Para sekutu sepakat bahwa keamanan Arktik memerlukan investasi berkelanjutan untuk melindungi wilayah vital ini serta menangkal para pesaing strategis," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Tommy Piggott.

Baca juga :
AS Tuding Iran Jadikan Selat Hormuz Sebagai Alat Tawar Perundingan

Pemerintah AS menyatakan bahwa perjanjian ini akan memperkuat kehadiran militer AS di Greenland sekaligus memastikan bahwa China dan Rusia tidak dapat membangun pangkalan atau melakukan investasi sensitif di kawasan tersebut tanpa persetujuan.

Di saat bersamaan, Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen menegaskan bahwa kesepakatan tersebut tetap mengakui kedaulatan dan integritas teritorial Denmark, serta hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Greenland.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Pangkalan Militer AS Greenland Perjanjian Arktik NATO Marco Rubio Mette Frederiksen

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777