https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

BMKG Ungkap Peta Sebaran Debu Vulkanik 4 Gunung Api, Cek Wilayah Terdampak

Agus Mughni | Sabtu, 19/09/2026 10:25 WIB



BMKG mengungkapkan peta sebaran debu vulkanik dari empat gunung api aktif di wilayah Indonesia berdasarkan hasil analisis citra satelit cuaca RGB Himawari-9 Gunung Dukono melontarkan abu vulkanik

Jakarta, Jurnas.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan peta sebaran debu vulkanik dari empat gunung api aktif di wilayah Indonesia berdasarkan hasil analisis citra satelit cuaca RGB Himawari-9.

Direktur Meteorologi Publik BMKG, Ida Pramuwardani, menyampaikan bahwa pantauan sebaran debu vulkanik terdeteksi di kawasan Gunung Dukono, Gunung Ibu, dan Gunung Semeru, sementara Gunung Lewotolo nihil dari pantauan satelit.

"Berdasarkan analisis citra satelit, sebaran debu vulkanik Gunung Dukono dan Gunung Ibu teramati bergerak ke arah timur laut, sedangkan Gunung Semeru terdeteksi bergerak ke arah tenggara," kata Ida, pada Sabtu (19/9).

Baca juga :
El Nino Diprediksi Bertahan hingga 2027, BMKG Waspadai Karhutla September

Dia memaparkan bahwa debu vulkanik Gunung Dukono mencakup wilayah Kabupaten Halmahera Utara dan Perairan Barat Daya Morotai. Gunung Ibu melingkupi Halmahera Barat dan Halmahera Utara, serta Gunung Semeru mencakup sebagian Kabupaten Lumajang hingga perairan sekitarnya.

Dari empat gunung tersebut dilaporkan oleh Badan Geologi, Gunung Ibu di Halmahera Barat, Maluku Utara, yang saat ini berstatus Level II (Waspada). Gunung Ibu kembali mengalami erupsi pada Sabtu (19/9) pukul 05.49 WIT dengan tinggi kolom abu teramati sekitar 400 meter di atas puncak.

Baca juga :
BMKG: Abu Anak Krakatau Capai 50.000 Kaki, Sebaran Meluas ke Enam Provinsi

Kolom abu berwarna kelabu tebal tersebut teramati condong ke arah timur, dengan rekaman seismogram menunjukkan amplitudo maksimum 28.0 mm serta durasi erupsi selama 45 detik.

Atas kondisi tersebut, Badan Geologi merekomendasikan masyarakat dan wisatawan untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius 2 kilometer dari kawah aktif Gunung Ibu, serta perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah bagian utara.

Baca juga :
Geger Dentuman di Bandung Raya, BMKG Pastikan Bukan dari Aktivitas Gempa

Masyarakat juga diimbau menggunakan masker dan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar rumah guna mengantisipasi hujan abu, serta tidak terpancing oleh isu hoaks dengan selalu mengikuti instruksi resmi Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat dan Pos Pengamatan Gunung Api Gam Ici. (Ant)

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Info BMKG Peta Sebaran Debu Vulkanik Gunung Api

Terpopuler

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777