https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kemenhub Kawal Transisi Penerapan Piece Concept Garuda Indonesia

Aliyudin Sofyan | Rabu, 09/09/2026 14:25 WIB



Bagasi dihitung berdasarkan jumlah koli/koper (piece) beserta batas berat maksimal per koper, bukan lagi akumulasi total berat keseluruhan. Maskapai Garuda Indonesia. Foto: dok.jurnas

JAKARTA, Jurnas.com - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan terus memonitor masa transisi penerapan kebijakan bagasi Piece Concept oleh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk tiket yang diterbitkan mulai 1 September 2026 untuk memastikan implementasinya berlangsung tertib, transparan, dan tetap mengedepankan pemenuhan hak konsumen.

Piece concept adalah aturan baru penghitungan bagasi tercatat (checked baggage) yang diterapkan oleh Garuda Indonesia untuk tiket yang dibeli mulai 1 September 2026. Bagasi dihitung berdasarkan jumlah koli/koper (piece) beserta batas berat maksimal per koper, bukan lagi akumulasi total berat keseluruhan seperti weight concept.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan, masa transisi ini merupakan fase penerapan awal yang akan dievaluasi secara bertahap.

Baca juga :
KPK Kembali Periksa Eks Dirut BJB Yuddy Renaldi

"Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus mencermati pelaksanaannya, termasuk menampung dan mengevaluasi feedback serta aspirasi masyarakat sebagai bagian dari penyempurnaan layanan," kata Lukman melalui keterangannya, Rabu (9/9/2026).

Garuda Indonesia juga diminta menyampaikan laporan evaluasi secara berkala kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebagai bahan pemantauan dan evaluasi lebih lanjut.

Baca juga :
Kades AMJ Minta Perpanjangan Masa Jabatan, DPR Tampung Aspirasi

"Garuda Indonesia turut diminta melanjutkan dan mengintensifkan edukasi kepada penumpang yang telah dilaksanakan sejak pertengahan tahun ini. Informasi mengenai jumlah koli, berat dan dimensi bagasi, serta mekanisme penanganan di bandara harus disampaikan secara jelas, konsisten, transparan, dan mudah dipahami," kata Lukman.

Menurut Lukman, Piece Concept merupakan salah satu skema pengelolaan bagasi yang telah diterapkan dalam praktik penerbangan internasional. 

Baca juga :
Masih Memanas, IRGC Serang 20 Kapal AS di Selat Hormuz

"Namun, implementasinya di Indonesia tetap perlu diselaraskan dengan karakteristik pengguna jasa dan kesiapan ekosistem penerbangan nasional," ujarnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Piece concept Garuda Indonesia Lukman F Laisa

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777