https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Penjelasan Sains Indonesia Sering Dilanda Bencana Tektonik

Muhammad Habib Saifullah | Senin, 07/09/2026 10:05 WIB



Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat aktivitas seismik dan vulkanik tertinggi di dunia. Erupsi Gunung Anak Krakatau (Foto: Pemprov Lampung)

Jakarta, Jurnas.com - Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat aktivitas seismik dan vulkanik tertinggi di dunia.

Guncangan gempa bumi, baik berkekuatan kecil hingga guncangan besar yang berpotensi memicu tsunami, sudah menjadi bagian dari fenomena alam yang rutin melanda berbagai wilayah Nusantara.

Secara geologis, tingginya intensitas gempa bumi di tanah air berkaitan erat dengan posisi geografis Indonesia yang membentang tepat di sepanjang sabuk tektonik aktif dunia yang dikenal sebagai Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire).

Baca juga :
Geger Dentuman di Bandung Raya, BMKG Pastikan Bukan dari Aktivitas Gempa

Dikutip dari berbagai sumber, Cincin Api Pasifik merupakan jalur cekungan Samudra Pasifik sepanjang 40.000 kilometer yang berbentuk menyerupai tapal kuda.

Kawasan ini merupakan rumah bagi lebih dari 75 persen gunung api aktif dan dorman di planet bumi, sekaligus menjadi episentrum dari sekitar 90 persen kejadian gempa bumi secara global.

Baca juga :
Gempa Kolombia Tewaskan 331 Orang, Lebih dari 406 Ribu Warga Terdampak

Fenomena ini terjadi akibat pergerakan dinamis lempeng-lempeng tektonik utama bumi yang saling bertabrakan, bergeser, dan menyusup satu sama lain di zona subduksi.

Wilayah kepulauan Indonesia berdiri tepat di atas titik pertemuan tiga lempeng tektonik besar dunia, yakni Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia, dan Lempeng Pasifik, serta ditambah pergerakan Lempeng Filipina di bagian utara.

Baca juga :
Legislator Dorong Data Bencana NTT Terintegrasi agar Bantuan Tepat Sasaran

Lempeng Indo-Australia terus bergerak secara konstan ke arah utara dan menyusup ke bawah Lempeng Eurasia. Sementara itu, Lempeng Pasifik bergerak secara horizontal ke arah barat.

Pergerakan berkesinambungan ini menumpuk tekanan energi yang sangat besar pada zona-zona batuan di bawah permukaan bumi.

Ketika batuan di zona patahan atau batas lempeng tersebut sudah tidak sanggup menahan akumulasi tekanan berlebih, energi tersebut akan pecah dan terlepas secara mendadak.

Pelepasan energi inilah yang kemudian merambat ke segala arah dalam bentuk gelombang seismik dan dirasakan sebagai getaran gempa bumi di permukaan tanah.

Selain gempa tektonik akibat gesekan lempeng, tingginya populasi gunung api aktif di sepanjang jalur subduksi ini juga memicu terjadinya gempa vulkanik saat magma bertekanan tinggi bergerak naik menuju kawah.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Cincin Api Pasifik Aktivitas Vulkanik Gempa Bumi

Terkini | Jum'at, 09/10/2026 14:24 WIB

News

Punya Jalur Alternatif, Pezeshkian Tegaskan Sanksi AS Tak Mempan Bagi Iran

Ekonomi

Sesi I Akhir Pekan, IHSG Menguat 21 Poin

Gaya Hidup

Hutan Tropis Terancam Krisis Iklim, Panas Ekstrem Bisa Jadi Normal

Olahraga

Barcelona Perpanjang Kontrak Pemain Akademinya hingga 2030

News

Tertular Rekan Sekamar, Pria Ini Meninggal Kena Cacar Monyet

Hiburan

Film Bapak Paling Jujur: Ketika Calon Gubernur "Dikutuk" Tidak Bisa Bohong

Humanika

Menag Nasaruddin Umar Soroti Tantangan Pendidikan Agama di Era AI

Afghanistan Tahan 52 Perempuan Akibat Pelanggaran Aturan Berpakaian

Olahraga

Menang Lawan Port FC, Luka Menalo Puji Kerja Keras Tim

News

Biaya Visum dan Perawatan Korban Kekerasan Seksual Ditanggung Negara

News

DPR: Pembayaran Kewajiban Putusan Pengadilan Bukan Masalah Konstitusional

News

Belgia Kecam Serangan Houthi ke Saudi, Serukan Perlindungan Warga Sipil

News

PLN Gelar PJA 2026, Ajak Jurnalis Suarakan Kemandirian Energi Nasional

Olahraga

Igor Tolic Puji Kecerdasan Pemainnya usai Comeback Lawan Port FC

News

Komdigi Siapkan Aturan Biaya Jasa Ojol untuk Pengantaran Makanan dan Barang

News

Kasus DBD di Kuba Tembus 11.235, Krisis Energi Persulit Pengendalian Nyamuk

Gaya Hidup

Studi Ungkap Pengorbanan Induk Orangutan demi Kebutuhan Sosial Anak

News

Pezeshkian Lapor ke Putin, Iran dan AS Saling Ajukan Proposal Akhiri Perang

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777