Ketua DPR RI, Puan Maharani
Jakarta, Jurnas.com - Ketua DPR RI, Puan Maharani menyampaikan, lembaga parlemen terbuka terhadap masukan dan kritik masyarakat. Di mana, kritik dari masyarakat dianggap sebagai bagian dari demokrasi dalam rangka tetap menjaga aspirasi masyarakat.
Hal itu disampaikan Puan Maharani dalam Rapat Paripurna Khusus Hari Ulang Tahun Ke-81 DPR RI, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (1/9). Puan menyadari, masih terdapat banyak ruang untuk berbenah dan meningkatkan kualitas pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, pengawasan, serta diplomasi parlemen.
“Kritik tidak semestinya dipandang sebagai jarak antara rakyat dan DPR, melainkan sebagai bagian dari hubungan demokratis yang menjaga DPR RI tetap dekat dengan aspirasi dan kenyataan hidup rakyat,” kata Puan.
Puan menegaskan, DPR akan menjadikan setiap kritik dan masukan publik sebagai pendorong untuk memperbaiki diri dan bertransformasi secara lebih baik dalam memenuhi harapan rakyat.
Puan menyebut kinerja DPR tidak cukup dinilai dari banyaknya undang-undang yang dibentuk, jumlah rapat yang dilaksanakan, ataupun besar anggaran negara yang dibahas dan disetujui.
Menurutnya, ukuran yang lebih penting adalah seberapa jauh seluruh kerja tersebut menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat, memperbaiki kualitas kehidupan rakyat, dan kemajuan pembangunan di berbagai bidang.
“Kinerja DPR RI sebagai wakil rakyat pada akhirnya tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak yang dikerjakan, tetapi seberapa berarti hasil kerja DPR RI bagi kehidupan rakyat,” terang Puan.
Bagi Puan, 81 tahun perjalanan DPR merupakan momentum memperkuat pengabdian, berbenah diri, memperkuat kepercayaan rakyat, dan terus menyempurnakan demokrasi Indonesia.
Dia menggambarkan usia tersebut sebagai bentangan waktu yang berisikan perjuangan serta ruang bagi bangsa Indonesia berdinamika dan berdialektika agar kedaulatan rakyat dapat diwujudkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Puan menekankan, kedaulatan tidak diletakkan pada kehendak perseorangan atau kekuasaan semata, melainkan pada rakyat. Puan meyakini kepercayaan rakyat tumbuh dari konsistensi antara aspirasi yang didengar, kebijakan yang diambil, dan manfaat yang dapat dirasakan oleh rakyat.
“Marilah kita, DPR RI, pada usia yang ke-81 tahun ini terus mawas diri dan kita kerja bersama menjadikan DPR RI yang membawa perubahan nyata bagi kehidupan rakyat. 81 tahun DPR RI bukanlah tentang sudah seberapa jauh DPR RI berjalan, tetapi tentang sudah seberapa dekat perjalanan kita dengan rakyat,” tuturnya.
Selasa, 01/09/2026 11:06 WIB
Selasa, 01/09/2026 10:34 WIB