https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Iran Ancam Balasan Lebih Berat Jika AS Kembali Menyerang

Agus Mughni | Selasa, 01/09/2026 08:10 WIB



Setiap lokasi yang digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran akan menjadi sasaran Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat dan Iran (Foto: Anadolu)

Jakarta, Jurnas.com - Iran memperingatkan Amerika Serikat bahwa serangan baru terhadap wilayahnya akan dibalas dengan respons yang jauh lebih berat.

Teheran juga memperingatkan negara-negara kawasan agar tidak menyediakan wilayah, wilayah udara, maupun fasilitas yang digunakan untuk melancarkan serangan AS.

Peringatan tersebut disampaikan Staf Umum Angkatan Bersenjata Iran dan Markas Pusat Khatam al-Anbiya dalam pernyataan bersama pada Senin (31/8).

Baca juga :
Iran Pastikan Serangan AS Tak Hentikan Produksi Minyak di Pulau Kharg

Kedua lembaga militer itu menegaskan Iran menghormati kedaulatan negara-negara tetangga, tetapi tidak akan menoleransi agresi terhadap wilayahnya.

Iran menyatakan Amerika Serikat masih menggunakan wilayah, ruang udara, dan fasilitas sejumlah negara di kawasan untuk menjalankan operasi militer terhadap Iran, meskipun sebelumnya telah memberikan peringatan.

Baca juga :
Iran Klaim Hantam 2 Pangkalan Udara AS di Yordania dengan Rudal Balistik

“Setiap lokasi yang digunakan untuk melancarkan serangan terhadap Iran akan menjadi sasaran,” demikian inti peringatan dalam pernyataan tersebut.

Teheran mengatakan serangan balasan yang dilakukan Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC dan Angkatan Darat Iran pada malam sebelumnya merupakan gambaran mengenai bagaimana Iran akan merespons serangan berikutnya.

Baca juga :
IRGC: Serangan AS di Pulau Larak Tewaskan Sejumlah Orang, Iran Siap Balas

Iran juga menyerukan agar AS meninggalkan kawasan tersebut. Dalam pernyataannya, militer Iran memperingatkan pihak yang membantu operasi militer AS bahwa IRGC dan Angkatan Darat akan bekerja bersama untuk menyerang sumber serangan dengan kekuatan besar.

“Jangan menguji” tekad angkatan bersenjata Iran lagi, demikian peringatan yang disampaikan dalam pernyataan tersebut.

Peringatan Iran muncul setelah pasukan AS menyerang dua peluncur Iran di Pulau Larak, dekat Selat Hormuz, pada Minggu.

Media Iran melaporkan serangan tersebut menewaskan dua orang dan melukai dua lainnya. Sebelumnya, IRGC menyebut serangan AS di Pulau Larak menewaskan dan melukai sejumlah personel serta warga sipil.

Washington disebut menargetkan sistem peluncur yang diduga sedang dipersiapkan untuk meluncurkan roket pembawa ranjau laut ke kawasan Selat Hormuz.

Serangan tersebut kemudian diikuti oleh pengumuman Iran mengenai serangan balasan terhadap lokasi yang digunakan pasukan AS di Yordania dan Uni Emirat Arab.

Perkembangan itu memperlihatkan meningkatnya kembali ketegangan militer antara Iran dan AS, terutama di sekitar Selat Hormuz yang menjadi jalur strategis bagi perdagangan energi dunia. (*)

Sumber: Anadolu
 
 
 
 
 
 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Republik Islam Iran Amerika Serikat Balasan Iran Serangan AS

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777