https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Butuh Langkah Nyata dan Kolaborasi Atasi Darurat Kesehatan Mental Anak

Eko Budhiarto | Sabtu, 11/07/2026 18:33 WIB



Butuh Langkah Nyata dan Kolaborasi Atasi Darurat Kesehatan Mental Anak Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Butuh langkah nyata yang lahir dari komitmen bersama untuk membangun mekanisme penguatan dan penanganan kesehatan jiwa bagi generasi penerus bangsa .

"Dibutuhkan langkah nyata bersama dalam mewujudkan generasi penerus yang berdaya saing dengan mendorong agar kesehatan jiwa/mental anak mendapat perhatian serius semua pihak," kata Wakil Ketua MPR, Lestari Moerdijat, Sabtu (11/7).

Berdasarkan hasil skrining melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dirilis Kementerian Kesehatan pada Januari 2026, sebanyak 4,8% atau sekitar 363.326 anak usia 7–17 tahun terindikasi memiliki gejala depresi.

Baca juga :
Butuh Komitmen dan Langkah Nyata Wujudkan Lingkungan Nyaman

Sebelumnya, data Kepolisian Negara RI mencatat kasus bunuh diri pada kelompok usia anak (0–15 tahun) meningkat lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun, dari 604 kasus pada 2022 menjadi 1.498 kasus pada 2024.

Menurut Lestari, sejumlah catatan tersebut menunjukkan tren yang sangat mengkhawatirkan.

Baca juga :
Buka Musywil XIII BKPRMI, HNW Ajak Kampanyekan "Jakarta Kota Halal Global"

Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa masalah kesehatan mental anak seringkali erat kaitannya dengan pengalaman kekerasan yang pernah dialami anak.

Dalam upaya mengatasi masalah itu, Rerie yang juga Anggota Komisi X DPR RI itu menilai, pelibatan anak dan pihak-pihak terkait lainnya dalam proses mencari solusi sangat penting.

Baca juga :
Siti Fauziah: Kolaborasi Budaya dan UMKM Kunci Penguatan Ekonomi Kerakyatan

Agar, tambah Rerie, kebijakan yang lahir untuk mengatasi kendala yang ada memiki persepektif anak, sehingga diharapkan upaya yang dilakukan lebih komprehensif dalam meningkatkan kesehatan mental anak.

Rerie mendorong agar penanganan kasus kekerasan dan masalah kesehatan mental anak harus mendapat dukungan dan melibatkan semua pihak terkait.

Karena, tegas Rerie, kesehatan mental anak yang baik merupakan fondasi penting menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Tanpa kesiapan mental dan psikologis yang sehat, generasi penerus akan kesulitan menghadapi tantangan global dan melanjutkan estafet kepemimpinan bangsa," pungkas Rerie.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Lestari Moerdijat Kesehatan Mental

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777