https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

MPR Goes to Campus, Eddy: Ketahanan Energi Adalah Mandat Konstitusi

Eko Budhiarto | Kamis, 02/07/2026 18:40 WIB



MPR Goes to Campus, Eddy: Ketahanan Energi Adalah Mandat Konstitusi Wakil Ketua MPR, Eddy Suparno. (Foto: Humas MPR)

Jakarta, Jurnas.com - Wakil Ketua MPR, Eddy Soeparno menggelar rangkaian acara MPR Goes to Campus (MPR GTC) ke-50 di Universitas Pertahanan (Unhan) dengan tema “Penguatan Ketahanan Energi Nasional: Menjawab Tantangan Saat Ini dan Masa Depan.”

Menurut Eddy, penyelenggaraan MPR Goes to Campus ke-50 di Universitas Pertahanan memiliki makna khusus. Selain menjadi tonggak penting perjalanan program yang telah menjangkau 50 kampus di berbagai daerah, kegiatan ini juga berlangsung di institusi yang secara khusus mengkaji isu-isu strategis pertahanan dan keamanan nasional.

“Penyelenggaraan MPR Goes to Campus ke-50 di Universitas Pertahanan memiliki nilai makna yang sangat kuat. Ketahanan energi saat ini tidak lagi semata-mata persoalan ekonomi atau pasokan energi, tetapi telah menjadi bagian dari ketahanan nasional. Karena itu, kampus ke-50 ini sangat tepat dilaksanakan di Universitas Pertahanan,” ujar Eddy.

Baca juga :
Marinus Gea: Pancasila Harus Dihidupi, Bukan Sekadar Dihafalkan

Kehadiran Eddy Soeparno disambut langsung oleh Rektor Universitas Pertahanan Letnan Jenderal TNI (Purn.) Dr. Anton Nugroho, M.M.D.S., M.A., jajaran Wakil Rektor dan Dekan serta Staf Khusus Menteri Pertahanan Dr. Kris Widjojo Supandji

Dalam paparannya, Eddy Soeparno menegaskan bahwa ketahanan energi adalah mandat konstitusi dan dituangkan dalam Asta Cita Prabowo-Gibran. Bagi Eddy, Ketahanan energi harus ditempatkan sebagai bagian integral dari ketahanan nasional.

Baca juga :
Lestari Moerdijat: Butuh Sinergi semua Pihak Wujudkan Pendidikan Inklusif

Lebih lanjut, Eddy menjelaskan bahwa perkembangan geopolitik global dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan betapa erat hubungan antara keamanan internasional dan ketahanan energi.

Konflik yang terjadi di Timur Tengah, misalnya, telah menimbulkan gangguan rantai pasok energi global, memicu kenaikan harga energi, serta berdampak pada berbagai sektor ekonomi mulai dari pertanian, manufaktur, logistik hingga industri strategis.

Baca juga :
Bertemu MPR Uzbekistan, Ketua MPR Bicara Instrumen Pemersatu Indonesia

“Ketika konflik terjadi di kawasan yang menjadi pemasok utama energi dunia, dampaknya tidak hanya dirasakan sektor migas. Gangguan rantai pasok akan berimbas pada biaya produksi, inflasi, dan pada akhirnya memengaruhi pertumbuhan ekonomi nasional. Inilah mengapa isu energi harus dilihat dalam perspektif yang lebih luas sebagai isu strategis bangsa,” kata Eddy.

Dalam konteks tersebut, Eddy menilai agenda transisi energi yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto merupakan langkah strategis untuk memperkuat kemandirian nasional sekaligus menjaga keberlanjutan pembangunan. Menurutnya, agenda tersebut sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya swasembada energi, ekonomi hijau, dan pembangunan berkelanjutan.

“Transisi energi dalam perspektif yang lebih luas adalah agenda kemandirian bangsa. Ketika kita mampu meningkatkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan, memperkuat efisiensi energi, dan mengurangi ketergantungan impor, maka kita sedang membangun fondasi ketahanan nasional yang lebih kuat,” jelasnya.

“Perjalanan MPR Goes to Campus hingga kampus ke-50 menunjukkan betapa besarnya kontribusi perguruan tinggi dalam memberikan perspektif dan masukan bagi pengambilan kebijakan. Setiap kampus yang kami kunjungi menghadirkan gagasan-gagasan baru yang memperkaya pembahasan isu strategis nasional, termasuk mengenai energi,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Eddy menegaskan bahwa capaian kampus ke-50 bukanlah akhir dari perjalanan MPR Goes to Campus. Sebaliknya, pencapaian tersebut menjadi momentum untuk memperluas kolaborasi dengan lebih banyak perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

“Kami berkomitmen melanjutkan perjalanan MPR Goes to Campus ke lebih banyak daerah, khususnya kawasan Indonesia Timur. Kami ingin memastikan bahwa gagasan, inovasi, dan kontribusi intelektual dari seluruh anak bangsa dapat menjadi bagian dari solusi bagi pembangunan Indonesia. Semangat kebangsaan dan kolaborasi harus dan akan terus hadir dari Sabang sampai Merauke,” ujar Eddy.

“Ketahanan energi, pertumbuhan ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan harus berjalan bersama sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kinerja MPR Eddy Soeparno MPR Goes to Campus Ketahanan Energi

Terpopuler

Rabu, 01/07/2026 04:04 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Portugal vs Kroasia

Selasa, 30/06/2026 02:02 WIB
Gaya Hidup

Ini Alasan Mengapa TIM Jadi Oase Kreatif yang Wajib Dikunjungi

Kamis, 02/07/2026 07:30 WIB
Olahraga

Statistik Head to Head Timnas Swiss vs Aljazair

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777