https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Penulis Cilik, Membuka Fakta Rendahnya Tingkat Literasi di Indonesia

Aliyudin Sofyan | Rabu, 10/06/2026 11:19 WIB



Data UNESCO (2020), Indonesia berada di peringkat kedua dari bawah soal tingkat literasi dunia. Peluncuran tiga buku penulis cilik Putri Alya Sidik di Jakarta, Selasa (9/6/2026). Foto: dok. jurnas

JAKARTA, Jurnas.com - Ada catatan menarik dari munculnya seorang penulis cilik di Jakarta pada selasa, (9/6/2026). Putri Alya Sidik, seorang pelajar Sekolah Dasar (SD) berusia sembilan tahun menulis tiga buah buku dalam bahasa Inggris, dan diberi label serial Diary of Alya.

Pengantar buku ditulis oleh Meutya Hafid, Menkomdigi RI, dan komentar dari Prof. Dr. Seto Mulyadi, pakar psikologi pendidikan anak, Prof. Effendi Gazali, Phd, pakar komunikasi politik, dan Inul Daratista, artis dan seorang ibu.

Kehadiran Alya, menambah deretan sedikit nama penulis buku cilik, dan membuka kembali fakta akan masih rendahnya tingkat literasi di masyarakat Indonesia.

Baca juga :
Beredar Daftar Nama yang Disebut Terseret Kasus Korupsi MBG

Menurut data UNESCO (2020), Indonesia berada di peringkat kedua dari bawah soal tingkat literasi dunia. Angka minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,001, artinya hanya 1 dari 1000 orang Indonesia yang gemar membaca. Sementara budaya menulis lebih rendah, karena masyarakat Indonesia lebih kuat dalam tradisi lisan (tutur/audiovisual).

Tradisi tutur dan audiovisual semakin berkembang dengan penggunaan meluas teknologi komunikasi. Menurut data UNICEF (2024), jumlah pengguna internet di Indonesia mencapai 221 juta orang. Data Badan Pusat Statistik (2024) menunjukkan bahwa 39,71% anak usia dini di Indonesia telah menggunakan telepon seluler, dan 35,57% sudah mengakses internet. Menteri Komdigi, Meutya Hafid telah mengeluarkan batasan kepada anak-anak dalam menggunakan internet, dan mendorong dikembangkannya budaya membaca dan menulis.

Baca juga :
Profil Ole Romeny, Pencetak Gol Kemenangan Indonesia Lawan Mozambik

Rendahnya Tingkat Kegemaran Membaca dan Menulis (TGMM) masyarakat mencuat kembali dalam ulasan pada peluncuran serial buku Diary of Alya. Prof. Dr. Seto Mulyadi menyoroti lima faktor penyebab kondisi ini. Pertama, minat membaca pada anak masih rendah akibat minimnya keteladanan dan dorongan dari orangtua.

Kedua, literasi digital yang pasif, dimana perilaku membaca pada anak bergeser ke media digital yang cenderung bersifat instan dan kurang melqatih kemampuan berfikir kritis.

Baca juga :
Sony Serahkan 26 Nama di Kasus MBG, Dari Kalangan Eksekutif dan Legislatif

Ketiga, menulis masih dianggap beban akademis, sebatas menyelesaikan tugas sekolah sehingga kreativitas dan kemampuan menuangkan ide secara bebas tidak terasah.

Keempat, akses buku tidak merata dengan kesenjangan besar di daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T). Kelima, kurangnya peran keluarga dimana membaca belum menjadi kebiasaan sehari-hari di keluarga, dan lingkungan sekitarnya.

Pandangan Kak Seto ini diamini oleg Gregoria Ira, Vice Principal pada Delima School, Jakarta. Menurutnya, kurikulum sekolah dan buku teks belum mampu menumbuh-kembangkan budaya baca dan menulis pada siswa. Salah satu penyebabnya adalah serbuan media digital yang lebih menyuburkan budaya tutur atau audiovisual. Untuk menjawab tantangan tersebut, Delima School misalnya, memadukan konsep “sekolah digital” dan “sekolah konvensional” dengan pembiasaan pada budaya membaca dan menulis.

“Anak yang terbiasa membaca dan menulis cenderung lebih mudah menyerap materi pelajaran apapun. Membaca dan menulis adalah fondasi paling krusial dalam perkembangan anak.” Ungkap Ira. Menurutnya, kemampuan membaca dan menulis adalah alat utama untuk membentuk cara anak berfikir, berkomunikasi, dan memahami dunia.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Penulis Cilik Putri Alya Sidik Literasi rendah

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777