https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Gempa 7,8 SR Guncang Filipina, 12 Orang Tewas Tertimpa Bangunan

Mutiul Alim | Senin, 08/06/2026 13:28 WIB



Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 di lepas pantai mengguncang wilayah Filipina selatan pada Senin (8/6), menyebabkan sedikitnya 12 orang tewas Ilustrasi gempa bumi (Foto: Dok. Liputan6)

Manila, Jurnas.com - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 di lepas pantai mengguncang wilayah Filipina selatan pada Senin (8/6), menyebabkan sedikitnya 12 orang tewas, melukai lebih dari 200 orang yang sebagian besar tertimpa bangunan rusak, dan memicu tsunami setinggi 1 meter di sepanjang pantai terdekat.

Pusat Peringatan Tsunami Pasifik menyatakan bahwa ancaman tsunami sebagian besar telah berlalu sekitar lima jam setelah gempa melanda wilayah selatan Mindanao. "Belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban jiwa akibat tsunami," kata Teresito Bacolcol, Direktur Institut Volkanologi dan Seismologi Filipina.

"Ini adalah gempa bumi besar dan kami memperkirakan adanya kerusakan, dan kami sudah melihat beberapa bangunan rusak berdasarkan video yang kami saksikan," ujar Bacolcol kepada The Associated Press.

Baca juga :
Megatsunami Greenland Picu Getaran Global 9 Hari, Fenomena Langka Terungkap

Dikatakan, gempa terkuat yang melanda negara itu tahun ini bersumber di laut pada kedalaman 33 kilometer, sekitar 32 kilometer sebelah barat daya kota Maasim di provinsi Sarangani.

General Santos, sebuah kota pelabuhan selatan berpenduduk lebih dari 700.000 jiwa yang menjadi pusat industri ekspor tuna dan perdagangan lainnya, menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak.

Baca juga :
Tsunami Terbesar dalam Sejarah Bumi Ternyata Bukan Dipicu Gempa

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menegaskan komitmennya terhadap penanganan bencana ini. "Pemerintah nasional sedang bergerak dan kami tidak akan meninggalkan Mindanao," kata Marcos Jr.

Banyak gempa susulan terjadi setelah gempa utama yang mengguncang pada pukul 07.37 pagi tersebut, yang getarannya juga dirasakan hingga ke Malaysia. Selain itu, gelombang tsunami yang lebih kecil terdeteksi di Indonesia dan Malaysia.

Baca juga :
Mega Tsunami 200 Meter Terekam Satelit, Getarannya Mengguncang Bumi 9 Hari

"Sedikitnya tujuh orang tewas dan sekitar 130 lainnya terluka di General Santos, di mana beberapa bangunan kecil runtuh sebagian dan beberapa struktur, termasuk jembatan akses utama, mengalami retakan berbahaya," kata Rod Sosmeña, Direktur Regional Kantor Pertahanan Sipil.

Diketahui, sekolah-sekolah negeri baru saja dibuka kembali pada Senin ini setelah libur musim panas. Akibatnya, lebih dari 100 siswa yang menghadiri upacara bendera pagi mengalami luka memar dan beberapa di antaranya pingsan karena panik.

Departemen Meteorologi Malaysia mengeluarkan peringatan tsunami untuk negara bagian Sabah di pulau Borneo, yang letaknya hanya sejarak perjalanan perahu dari Filipina selatan. Sementara itu, tsunami setinggi 83 sentimeter terukur oleh alat pengukur di lepas pantai Pulau Sulawesi, Indonesia.

Survei Geologi AS (USGS) melaporkan kedalaman gempa asli berada pada 55 kilometer. Variasi dalam pengukuran oleh agensi yang berbeda adalah hal yang biasa terjadi segera setelah gempa bumi.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Gempa Filipina Bencana Tsunami Gempa Mindanao

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777