https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

China Janji Dukung Kuba Hadapi Penindasan AS

Mutiul Alim | Kamis, 28/05/2026 16:40 WIB



Menteri Luar Negeri China Wang Yi berjanji mendukung Kuba dalam menghadapi politik kekuasaan serta penindasan Amerika Serikat (AS) Menteri Luar Negeri China, Wang Yi (Foto: Reuters)

New York, Jurnas.com - Menteri Luar Negeri China Wang Yi berjanji mendukung Kuba dalam menghadapi politik kekuasaan serta penindasan Amerika Serikat (AS), dalam pembicaraan kedua negara di New York.

Langkah ini diambil di saat pulau Karibia tersebut menghadapi tekanan yang kian meningkat dari Washington. Dikutip dari AFP pada Kamis (28/5), Kuba saat ini tengah menderita di bawah blokade energi yang diterapkan oleh AS. Sementara Presiden Donald Trump secara terbuka sempat memikirkan opsi untuk mengambil alih negara tersebut.

China memiliki hubungan dekat dengan negara komunis itu dan berjanji untuk menyumbangkan 60.000 ton beras guna membantu Kuba mengatasi kelangkaan. Gelombang pertama bantuan telah tiba pada Minggu lalu.

Baca juga :
Perang AS vs Iran Bayangi Pertemuan BRICS 2026 di New Delhi

"China akan terus menegakkan keadilan dan bersuara atas nama Kuba, mendukung perjuangan adil rakyat Kuba, dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi Kuba serta peningkatan mata pencaharian rakyatnya," kata Wang Yi kepada Menteri Luar Negeri Kuba Bruno Rodriguez Parrilla.

"Sangat penting untuk dengan gigih menghormati kedaulatan dan kemerdekaan semua bangsa, dan untuk menentang segala bentuk politik kekuasaan dan penindasan," dia menambahkan.

Baca juga :
Komisi V: Antisipasi Krisis Energi, Pemerintah Benahi Transportasi Publik

Pemerintahan Trump memotong pasokan minyak Kuba dari sekutunya, Venezuela, setelah menggulingkan Nicolas Maduro dalam sebuah penggerebekan pada Januari lalu.

Washington juga memperketat tekanan minggu lalu dengan mendakwa mantan presiden Kuba Raul Castro atas penembakan jatuh dua pesawat sipil AS pada 1996, yang memicu kekhawatiran bahwa AS sedang mencari alasan untuk menggulingkan pemerintah di Havana.

Baca juga :
Krisis Energi, Korsel Terapkan Ganjil Genap untuk Kendaraan Pemerintah

Merespons dakwaan tersebut, Kementerian Luar Negeri China mendesak AS untuk berhenti mengacungkan tongkat yudisial terhadap Kuba dan berhenti mengancam dengan kekuatan militer di setiap kesempatan, serta menegaskan dukungan kuat China agar Kuba dapat menjaga kedaulatan serta martabat nasionalnya dari campur tangan eksternal.

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

China Dukung Kuba Blokade AS Kuba Krisis Energi

Terpopuler

Senin, 25/05/2026 06:06 WIB
Humanika

20 Ucapan Iduladha 2026 Bahasa Arab Lengkap dengan Artinya

Senin, 25/05/2026 12:45 WIB
Olahraga

Carrick Sebut Fondasi Skuad Muda MU Tak Ternilai Harganya

Senin, 25/05/2026 04:04 WIB
Humanika

25 Mei 2026: Cek Daftar Peringatan Hari Ini

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777