https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Legislator PDIP: Aksi Begal Dampak Tekanan Sosial-Ekonomi

Samrut Lellolsima | Rabu, 27/05/2026 15:15 WIB



Kalau penanganannya hanya berfokus pada penangkapan pelaku tanpa memperbaiki akar masalah ekonomi dan ketimpangan sosial, maka siklus kejahatan terus berulang Anggota Komisi III DPR, Gilang Dhielafararez

Jakarta, Jurnas.com – Anggota Komisi III DPR RI Gilang Dhielafararez menilai maraknya aksi begal di perkotaan tidak bisa hanya dipandang sebagai persoalan keamanan semata.

Menurutnya, lonjakan kriminalitas jalanan juga menjadi indikator adanya tekanan sosial-ekonomi dan ketimpangan di masyarakat.

Baca juga :
Kurban Presiden Gunakan APBN Bukan Hal Baru, Jangan Dipolitisasi

“Kalau penanganannya hanya berfokus pada penangkapan pelaku tanpa memperbaiki akar masalah ekonomi dan ketimpangan sosial, maka siklus kejahatan berpotensi terus berulang,” kata Gilang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (27/5).

Legislator PDIP itu menegaskan penanganan kejahatan jalanan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui penindakan aparat penegak hukum.

Baca juga :
Putusan MK soal Kuota 30 Persen Perempuan Perkuat Politik Afirmatif

Ia mendorong pemerintah dan aparat keamanan memperkuat langkah pencegahan melalui pembenahan infrastruktur keamanan publik, seperti penerangan jalan umum dan pemasangan CCTV di titik-titik rawan kriminalitas.

“Patroli rutin yang masif khususnya di titik-titik rawan, hingga memberantas jaringan kelompok begal juga harus dilakukan secara serius,” ujarnya.

Baca juga :
Legislator NasDem Soroti Anggaran Rp2,34 Triliun untuk Hunian Pascabencana

Gilang juga menyoroti keberadaan pasar penadah barang curian yang dinilai turut memperbesar peluang terjadinya aksi kriminal di jalanan. Menurut dia, rantai kejahatan tidak akan terputus apabila penadah masih bebas beroperasi.

Ia mengungkapkan, keresahan masyarakat terhadap aksi begal semakin meningkat seiring banyaknya pengalaman warga yang menjadi korban dan ramai dibagikan di media sosial. Bahkan, muncul berbagai tips untuk menghindari aksi kejahatan tersebut.

“Begal saat ini semakin nekat dan terang-terangan. Ada video viral yang menunjukkan pelaku membawa senjata tajam hingga diduga senjata api untuk mengintimidasi korban,” katanya.

Legislator dari daerah pemilihan Jawa Tengah II itu juga menyinggung kasus begal yang disebut beraksi hingga ratusan kali dalam beberapa bulan terakhir. Menurutnya, hal itu menunjukkan masih adanya celah serius dalam deteksi dini dan pemetaan pelaku kejahatan.

“Faktor ini harusnya mendapat intervensi penanganan,” ucapnya.

Di sisi lain, Gilang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di jalan. Ia meminta warga terus memantau informasi mengenai modus-modus kejahatan begal agar dapat menghindari situasi berbahaya dan segera mencari pertolongan.

Ia menyarankan masyarakat menghindari jalanan sepi atau minim penerangan, terutama pada malam hari, serta mempertimbangkan membawa alat perlindungan diri seperti pepper spray.

“Terutama di wilayah yang dianggap zona merah seperti Jakarta Barat yang sampai dijuluki ‘Gotham City’ oleh netizen,” katanya.

Meski demikian, Gilang mengingatkan agar masyarakat tetap mengutamakan keselamatan diri apabila berada dalam situasi terancam.

“Saat berada dalam situasi terdesak dan nyawa terancam, tetap utamakan keselamatan diri,” tandasnya.

 

 

 

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Warta DPR Komisi III Gilang Dhielafararez aksi begal tekanan ekonomi Legislator PDIP

Terkini | Senin, 03/08/2026 01:13 WIB

News

Korban Gempa Jepang Bertambah Jadi 38 Orang, Ribuan Warga Belum Bisa Pulang

News

Partai Gelora Luncurkan Desk Verifikasi Partai Politik

News

Korban Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 227 Selamat, Lima Meninggal Dunia

News

Kebakaran KMP Mutiara Santosa 2: 4 Penumpang Tewas, 218 Lainnya Selamat

News

Komdigi Tegur YouTube Imbas Promosi Vape Libatkan Anak, Beri Tenggat 3 Hari

Info Bank BNI

BNI Dukung Akad Massal 62.710 KPR Rumah Subsidi

Gaya Hidup

Studi: Konsumsi Protein Berlebih Tanpa Olahraga Berpotensi Percepat Penuaan

Gaya Hidup

Korsel Catat Suhu Terpanas Sepanjang Sejarah, Tembus 42,5 Derajat Celsius

Gaya Hidup

Fenomena Langka 12 Agustus 2026, Ada Gerhana Matahari hingga Hujan Meteor

News

BGN: TEP 2026 Jadi Mitra Strategis Sukseskan Program MBG di Wilayah 3T

News

Kemenkop Dorong TEP 2026 Jadi Agen Perubahan Koperasi Kawasan Transmigrasi

News

Komdigi: Indonesia dan India Buka Babak Baru Kemitraan Digital

Humanika

Kumpulan Doa Memohon Jodoh Terbaik dalam Islam Lengkap dengan Artinya

News

Kemkomdigi Imbau Masyarakat Makin Cermat Periksa Konten di Ruang Digital

Gaya Hidup

Studi Ungkap Kurangi Hoaks di Medsos Tak Otomatis Ubah Keyakinan Pengguna

Gaya Hidup

Ini 6 Aktivitas Quality Time Ayah dan Anak yang Bikin Makin Dekat

Gaya Hidup

Makanan Dihinggapi Lalat, Apakah Masih Aman Dimakan?

Gaya Hidup

Begini Cara Membuat Email Profesional untuk Kerja dan Bisnis

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777