https://www.jurnas.com/images/img/conf-Jurnas_11.jpg
Beranda News Ekonomi Ototekno Hiburan Gaya Hidup Olahraga Humanika Warta MPR Kabar Desa Terkini

Kopi dan Teh Panas Berisiko Mikroplastik, Ini Kata Peneliti

Vaza Diva | Jum'at, 24/04/2026 05:05 WIB



Para peneliti memperingatkan bahwa konsumsi kopi dan teh panas setiap hari bisa menjadi sumber paparan mikroplastik dalam jumlah signifikan. Ilustrasi - kopi (Foto: Pexels/Chevanon Photography)

Jakarta, Jurnas.com - Para peneliti memperingatkan bahwa konsumsi kopi dan teh panas setiap hari bisa menjadi sumber paparan mikroplastik dalam jumlah signifikan.

Partikel-partikel kecil ini tidak terlihat dengan mata telanjang, namun kini ditemukan hampir di semua jenis minuman yang diuji dalam penelitian terbaru.

Dalam studi yang menganalisis 155 sampel dari 31 jenis minuman yang dijual di Inggris, ditemukan bahwa teh panas mengandung rata-rata 60 partikel mikroplastik per liter, sementara kopi panas mengandung sekitar 43 partikel per liter.

Baca juga :
Suhu di Bangkok Konsisten di Level "Bahaya" sejak 1 April

Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan versi minuman dinginnya. Peneliti menduga suhu tinggi dapat memicu pelepasan partikel plastik dari kemasan ke dalam minuman.

Sumber kontaminasi utama berasal dari gelas kertas berlapis plastik, tutup botol, hingga alat penyeduh. Bahkan teh yang diseduh menggunakan gelas kaca menunjukkan jumlah partikel yang lebih sedikit.

Baca juga :
Panas Laut Dunia Pecah Rekor 2025, Tanda Pemanasan Bumi Masih Menggila

Partikel yang terdeteksi kebanyakan berukuran 10 hingga 157 mikrometer, namun kemungkinan nanoplastik dan partikel yang lebih kecil ikut terbawa saat dikonsumsi tanpa terdeteksi.

Jenis plastik yang paling umum ditemukan berasal dari bahan yang biasa digunakan untuk kemasan makanan, seperti polipropilena dan PET, yang mendukung dugaan bahwa kontaminasi terjadi saat minuman panas bersentuhan langsung dengan kemasan.

Baca juga :
Awas Suhu Panas, Jaga Hidrasi Tubuh dengan Air Minum Berkualitas

Peneliti menambahkan bahwa mikroplastik kini sudah terdeteksi dalam tubuh manusia, termasuk di darah, otak, dan testis. Meski efek jangka panjangnya masih belum sepenuhnya diketahui, temuan ini menambah kekhawatiran terkait risiko kesehatan dari paparan mikroplastik.

Selama ini perhatian utama terkait mikroplastik tertuju pada air minum, namun studi terbaru ini menunjukkan bahwa minuman lain—terutama yang disajikan panas, juga berpotensi memberikan kontribusi signifikan.

Untuk mengurangi paparan, langkah sederhana seperti menggunakan gelas kaca atau botol stainless steel disarankan. Sementara itu, industri minuman perlu memperbaiki standar kemasan dan proses produksinya.

Sumber: Earth

Ikuti Update jurnas.com di

Google News: http://bit.ly/4omUVRy
Terbaru: https://jurnas.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/jurnasnews/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1

KEYWORD :

Kopi dan Teh Kandungan mikroplastik Suhu Panas

https://journals.daffodilvarsity.edu.bd/?login=

toto macau

dota777 pulsa777 daftar pulsa777